Puisi: Ambulans (Karya Melki Deni) Ambulans Ambulans, apakah kau tak pernah peluh keletihan mengantar mayat-mayat, kesayangan Tuhan itu ke sana kemari? Sirene adalah suara mayat yang m…
Puisi: Emotikon (Karya Melki Deni) Emotikon Emotikon adalah zombi yang takut sendirian, dan ingin selalu memasuki lorong kepala dan nasib kita. Ia mengatakan diri sebagai metamorfosis …
Puisi: Little Dandelion (Karya Istianatun Nur Alifiah) Little Dandelion Kau tak seindah mawar Kau tak secerah matahari Kau tak semanis edelweiss Kau juga tak selangka raflesia Kau dandelion Indah dengan c…
Puisi: Jiwa Manis (Karya Gunoto Saparie) Jiwa Manis jiwa manis jiwaku sayang hatiku tergetar karena parasmu matahari dan bulan terang benderang suaramu mendayu buluh perindu 2022 Analisis Pu…
Puisi: Pantai Kemangi (Karya Gunoto Saparie) Pantai Kemangi perahu-perahu nelayan sore itu letih dan kembali ke pantai ombak-ombak seperti enggan berlagu bocah-bocah kalang menyambut sangsai men…
Puisi: Tenang dengan-Mu (Karya Nur Kholifah) Tenang dengan-Mu Tek...tek...tek... Malam sunyiku berada Sekelumit cahaya menerangi kegelapan Kegelisahan singgah di dada Enggan menitih keindahan. &…
Puisi: Perjalanan (Karya Istianatun Nur Alifiah) Perjalanan Betapa peluh riuh terparkir Meniti liku garis takdir Bila waktu belum mengizinkan Apalah daya diri memaksakan Sebab, segala yang diinginka…
Puisi: Pernah (Karya Eka Sri Rahayu) Pernah Pernah aku titipkan rindu pada angin Sampai akhirnya ia membisikkannya padamu Di sepertiga malam, saat senja datang Dan ketika hujan... Selalu…
Puisi: Menjauh untuk Menjaga (Karya Ajeng Wulan Hidayah) Menjauh untuk Menjaga Untaian rasa yang sulit terucap Hanya akan abadi di dalam hati Rasanya ingin menceritakan Tetapi mulut terdiam dan membisu Sala…
Puisi: Rumah Bukan Pelukan (Karya Iik Fita Destriyani) Rumah Bukan Pelukan Di atas langit rindu mengumpal bersama awan Perjalanan membawaku ke tempat jauh Tak ada petualangan lain yang ingin kutempuh Sela…
Puisi: Tajuk Mahkota (Karya Amanda Amalia Putri) Tajuk Mahkota Terpikat sosok adiwangsa Paras karismatik Gagah perkasa Tegah bergas Berperingai lemah lembut Bertutur kata baik Kepermaian pelupuk ma…
Puisi: Menjelang Kamu (Karya Cahaya Daffa Fuadzen) Menjelang Kamu tak sungguh aku seluang melaut berkelana dalam irisan malam berkalut bila berandai-andai menyuntikkan madu ke dalam tubuh carut-marut …
Puisi: Senja Sang Pembuat Candu (Karya Atiy Zahratul Hasna) Senja Sang Pembuat Candu Senja, engkau selalu datang sore hari Engkau selalu menghadirkan betapa indahnya cahaya soremu Engkau tidak pernah mengecewa…
Puisi: Menyeduh Kopi (Karya Rudiana) Menyeduh Kopi Menyeduh kopi membaca koran Melihat berita di tv Ada polisi mati Ditembak polisi Laras pistolnya durjana Pelurunya sebongkah amarah Pel…
Puisi: Semarang, Suatu Siang (Karya Gunoto Saparie) Semarang, Suatu Siang kota betapa panas riuh, gersang, dan berdebu ketika kemarau ganas dan langkahku terburu-buru kendaraan lalu-lalang dalam deru …