2022

Puisi: Kwatrin Embun (Karya Gunoto Saparie)

Kwatrin Embun kuraba embun dingin suatu pagi yang berlinangan di ujung daun subuh baru saja melengkapkan dini hari di horison sayup mengabur segala …

Puisi: Untuk Mama (Karya Jami’atul Hidayah)

Untuk Mama Mama yang cantik dan perkerja keras Aku bangga memilikimu Pola asuhmu yang berbeda Mungkin itu yang terbaik untukku Maaf mah, bungsu ini s…

Puisi: Gundah (Karya Ita Fatia)

Gundah Di gelapnya malam yang sunyi ini Kegundahan pun menyelimuti Tak ayal sanubari menjerit, Jika kakimu meninggalkan jejak di tanah Maka senyummu …

Puisi: Sepanjang Zaman (Karya Ahmad Yani AZ)

Sepanjang Zaman (Obor Ramadhan) Sesaat lagi akan ada sinar menerangi segenap jiwa tak sekedar kerinduan dan kemarin nyaring suaranya terkunci waktu m…

Puisi: Sahur Pertama (Karya Gunoto Saparie)

Sahur Pertama mendadak aku terbangun dinihari dalam kesejukan embun di bulan suci seteguk air perigi dan sepotong singkong sahur pertama perut serta …

Puisi: Pesantrenku (Karya Nelis Afifatun N.)

Pesantrenku Pesantren, tugasmu belum usai, Dari rahimmu lahir pencerah-pencerah negeri, Dari dirimu terpancar sinar-sinar Ilahi, Dari dirimu kemanusi…

Puisi: Santri (Karya Mamluah Latifatussofiyah)

Santri Wahai guru Dirimu bagaikan malam yang dihiasi bintang Kau berikan petunjuk dengan cahaya terang dan ketentraman Dirimu Yang sederhana dalam ti…

Puisi: Kudengar Sunyi (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Kudengar Sunyi Kudengar sunyi meneteskan air mata di atas bantal, memohon agar daun jendela dibukakan, kegelapan ditidurkan di depan tungku, menyalak…

Puisi: Gerbang Kampus (Karya Melki Deni)

Gerbang Kampus Kita saksikan tukang ojek, penjual penganan, pengemis, dan pemulung di depan gerbang kampus. Kita pun paham gerbang kampus adalah bat…

Puisi: Menjemput Ramadhan (Karya Ahmad Yani AZ)

Menjemput Ramadhan Di Balik Kamar Isolasi (Mempertahankan dan Melestarikan  Budaya Tradisi di Antara Pandemi) Sejenak suaranya terkurung waktu Begitu…

Puisi: Sajak Agustus (Karya Gunoto Saparie)

Sajak Agustus dalam keheningan malam siapakah yang kau kenang pahlawan atau pecundang segalanya menjadi masa silam kepada sejarah kita berhikmat namu…

Puisi: Luka (Karya Gunoto Saparie)

Luka aku tak punya apa-apa selain syair tak berharga namun aku justru punya luka cinta pertama berdenyut sampai tua 2022 Analisis Puisi: Puisi "…

Puisi: Malam Isra Mikraj (Karya Gunoto Saparie)

Malam Isra Mikraj dan kau pun diberangkatkan pada malam syahdu berbintang dua puluh tujuh rajab benderang naik buraq secepat kilat di musim hujan dar…
© Sepenuhnya. All rights reserved.