Puisi: Selamat Menempuh Hidup Baru (Karya Sam Haidy) Selamat Menempuh Hidup Baru (: W.S. Rendra ) Setelah berminggu-minggu menunggu Dipingit penyakit akut di ruma…
Puisi: Optimisme (Karya W.S. Rendra) Optimisme Cinta kita berdua adalah istana dari porselen. Angin telah membawa kedamaian membelitkan kita dalam pelukan. Bumi te…
Puisi: Kita Guyah Lemah (Karya Chairil Anwar) Kita Guyah Lemah Kita guyah lemah Sekali tetak tentu rebah Segala erang dan jeritan Kita pendam dalam keseharian Mari …
Puisi: Raja Ampatku (Karya B.E. Priyanti) Raja Ampatku Dari atas mata memandang Gugusan pulaumu berderetan Laksana untaian mutiara di lautan Sungguh indah dan menawan Dari bawah mata menyelam…
Puisi: Perhitungan (Karya Chairil Anwar) Perhitungan Banyak gores belum terputus saja Satu rumah kecil putih dengan lampu merah muda caya Langit bersih-cerah dan…
Puisi: Manusia Utama (Karya Sutan Takdir Alisjahbana) Manusia Utama Beta selalu menggemari pemandangan lantang: di pinggir laut yang luas, di puncak gunung yang tinggi. Dan sekarang beta…
Puisi: Kepada Anakku (Karya Sutan Takdir Alisjahbana) Kepada Anakku (1) Tiada tahukah engkau sayang, Bunda pergi melawat negeri Belum seorang pulang kembali, Ninggalkan kita sepi berempat? M…
Puisi: Pesta di Kebun (Karya Sutan Takdir Alisjahbana) Pesta di Kebun Lihat, teman, Pandangan kering kuning terbakar Hijau kembali permai terbabar Segala pohon yang merundukkan daun letih lela…
Puisi: Selalu Hidup (Karya Sutan Takdir Alisjahbana) Selalu Hidup Dan ketika aku melihat dari kebunku ke bawah, ke sawah tunggul jerami di tanah yang rekah, dan dari sana memandang ke bukit kering me…