Puisi: Pernah (Karya Eka Sri Rahayu) Pernah Pernah aku titipkan rindu pada angin Sampai akhirnya ia membisikkannya padamu Di sepertiga malam, saat senja datang Dan ketika hujan... Selalu…
Puisi: Menjauh untuk Menjaga (Karya Ajeng Wulan Hidayah) Menjauh untuk Menjaga Untaian rasa yang sulit terucap Hanya akan abadi di dalam hati Rasanya ingin menceritakan Tetapi mulut terdiam dan membisu Sala…
Puisi: Rumah Bukan Pelukan (Karya Iik Fita Destriyani) Rumah Bukan Pelukan Di atas langit rindu mengumpal bersama awan Perjalanan membawaku ke tempat jauh Tak ada petualangan lain yang ingin kutempuh Sela…
Puisi: Tajuk Mahkota (Karya Amanda Amalia Putri) Tajuk Mahkota Terpikat sosok adiwangsa Paras karismatik Gagah perkasa Tegah bergas Berperingai lemah lembut Bertutur kata baik Kepermaian pelupuk ma…
Puisi: Menjelang Kamu (Karya Cahaya Daffa Fuadzen) Menjelang Kamu tak sungguh aku seluang melaut berkelana dalam irisan malam berkalut bila berandai-andai menyuntikkan madu ke dalam tubuh carut-marut …
Puisi: Senja Sang Pembuat Candu (Karya Atiy Zahratul Hasna) Senja Sang Pembuat Candu Senja, engkau selalu datang sore hari Engkau selalu menghadirkan betapa indahnya cahaya soremu Engkau tidak pernah mengecewa…
Puisi: Senyuman di Ujung Waktu (Karya Sultan Musa) Senyuman di Ujung Waktu Kucoba membersihkan gelas, tempat bersemayam cahaya Ilahi ; benarkah ranting yang patah.... kembali bertindak…
Puisi: Menyeduh Kopi (Karya Rudiana) Menyeduh Kopi Menyeduh kopi membaca koran Melihat berita di tv Ada polisi mati Ditembak polisi Laras pistolnya durjana Pelurunya sebongkah amarah Pel…
Puisi: Rindu Waktu (Karya Bonafentura Nehung) Rindu Waktu Rindu waktu Waktu yang lama mengajariku kesabaran 'tuk mencapai satu kepastian Jarak yang jauh memberiku ketabahan agar 'ku bisa …