Postingan

Puisi: Bayangmu Selalu Melintas (Karya D. Kemalawati)

Bayangmu Selalu Melintas Saat menulis puisi bayanganmu melintas bait-bait puisi pun lepas. Saat menulis …

Puisi: Nelangsa Hari Ini (Karya D. Kemalawati)

Nelangsa Hari Ini Mengenangmu badai meruntuhkan kata porak dalam amuk jiwa air mata hanya dera. Aku ha…

Puisi: Surat dari Negeri Tak Bertuan (Karya D. Kemalawati)

Surat dari Negeri Tak Bertuan Sahabatku, inilah suaraku dari negeri tak bertuan sebenarnya telah sangat lama b…

Puisi: Di Hempas Badai (Karya D. Kemalawati)

Di Hempas Badai Seperti biduk rapuh bermain di samudra alangkah hebatnya petualangan ini seperti layang-laya…

Diskon Eksklusif: Voucher Belanja Bank BNI di Kota Medan

Kartu kredit menjadi salah satu produk perbankan yang banyak diminati oleh masyarakat, tidak hanya karena kemudahan transaksi tanpa tunai, tetapi jug…

Puisi: Termaktub (Karya Rizqiyatul Hidayah)

Termaktub Bangunan kokoh menjulang tinggi Berjajar, berbaris rapi Derap langkah yang sia-sia Namun dibaliknya ada ma'na berharga Karena setiap ya…

Puisi: Tenang dengan-Mu (Karya Nur Kholifah)

Tenang dengan-Mu Tek...tek...tek... Malam sunyiku berada Sekelumit cahaya menerangi kegelapan Kegelisahan singgah di dada Enggan menitih keindahan. &…

Puisi: Tangan Waktu (Karya Lidia)

Tangan Waktu Tanpa disadari. Tangan waktu begitu lihai memoles hidup kita yang sebelumnya merangkak di pangkuan ibu, telah berlari mengejar kefanaan …

Puisi: Perjalanan (Karya Istianatun Nur Alifiah)

Perjalanan Betapa peluh riuh terparkir Meniti liku garis takdir Bila waktu belum mengizinkan Apalah daya diri memaksakan Sebab, segala yang diinginka…
© Sepenuhnya. All rights reserved.