Postingan

Puisi: Mukadimah (Karya Arifin C. Noer)

Mukadimah Puisi-puisi membutuhkan keberanian sebagaimana perempuan-perempuan yang berjuang di ranjang untuk kehadiran anaknya Segala yang kita punyai…

Puisi: Bunga-Bunga Jatuh Bertaburan (Karya Mochtar Lubis)

Bunga-Bunga Jatuh Bertaburan Dalam kamarku yang kecil ini Dalam penjara kecil di jalan bernama palsu Keagungan datang angin dari Makassar datang angi…

Puisi: Lonceng dalam Hujan (Karya Sapardi Djoko Damono)

Lonceng dalam Hujan Kita mendengar suara lonceng menyusup rintik hujan; barangkali bermula dari menara di pusat kota. Kau pun bertanya: siapa geranga…

Puisi: Sejumlah Terus (Karya Mochtar Lubis)

Sejumlah Terus Hai, mengapa hari jadi suram Sedang matahari bersinar terik? Orang pada bermuka pilu Mata merah karena menangis Bung Sjahrir, Bung Sja…

Puisi: Pengkhianatan Itu Terjadi pada Tanggal 9 Maret (Karya Taufiq Ismail)

Pengkhianatan Itu Terjadi Pada Tanggal 9 Maret Pengkhianatan itu telah terjadi Pengkhianatan itu terjadi pada…

Puisi: Cerita Anak Ayam (Karya Sapardi Djoko Damono)

Cerita Anak Ayam Seekor anak ayam menciap-ciap di jalan kecil itu; dimana induknya, tanyamu. Aku pun tentu saja tak tahu. Barangkali ia adalah anak a…

Puisi: Yell (Karya Taufiq Ismail)

Yell Tiga truk terbuka Lewat depan rumah Mereka menyanyi gembira "Buat Apa Sekolah" Tas buk…

Puisi: Pantai (Karya Mahatmanto)

Pantai Tidak seorang pun yang mengikuti jejakku jejakku satu-satunya di sepanjang pantai terasing ini jejak yang segera akan hilang …

Puisi: Malaka, 1967 (Karya Taufiq Ismail)

Malaka, 1967 Fortaleza de Malaca Ada batu karang, salib hitam di atasnya Segaris pantai dan ombak yang memburu …
© Sepenuhnya. All rights reserved.