Puisi: Mutiara-mutiara Karya: Sujarwanto
Mutiara-mutiara
Untuk: luluk-lulukku

Telah kupungut dari dasar laut,
Putih dari warna hitam yang kelam
Kuasah dari hari ke hari, asa yang kian menipis
Aku berharap,
Hari-hariku kan menjadi gemerlapan
Bersama keajaiban,
Warna-warna putih, hitam, kemilauan
Angin dataran mana telah sampaikan di sini
Riak gelombang mana telah hempaskan hari-hari
Seperti telah kubunuh, satu-satu
Riak hari yang kemarin
Yang membenam dalam-dalam
Lewat mutiara-mutiaraku.

Kartindah, Juli 1988
Puisi: Mutiara-mutiara
Puisi: Mutiara-mutiara
Karya: Sujarwanto

Sujarwanto lahir di Bantul, Yogyakarta, 28 Februari 1955. Pendidikannya dimulai dari SD Godean, PGAN Yogyakarta tahun 1974. Masuk IKIP Negeri Yogyakarta dan lulus tahun 1979. Kemudian melanjutkan ke jurusan Penelitian dan Evalasi Pendidikan, Program Pascasarjana, IKIP tahun 1984-1985. Ia mulai menulis sejak tahun 1975 saat bergabung dengan PSK. Ia pernah menjadi editor koran kampus Derap Mahasiswa IKIP Negeri Yogyakarta, mendirikan majalah Kuntum (1982), dan menjadi pemimpin umumnya.

Selain menulis puisi ia juga menulis esai, cerita pendek, dan artikel. Sejak tahun 1980-an ia menjadi dosen di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, kemudian pindah ke IKIP Muhammadiyah (sekarang UAD) Yogyakarta.

Baca Juga: Puisi karya Inggit Putria Marga
Loading...

Post A Comment:

0 comments: