Puisi: Puting Beliung Karya: Munawar Syamsuddin
Puting Beliung

Terkurung langit hitam
Sebuah bukit yang runcing
Terpusar oleh angin kencang
Memutar-mutar sejuta pendulum 
Dan pepohonon saling tumbang
Mencabik-cabik sawah dan ladang
Digerus digilas oleh hujan es
Seluruh penduduk telah tewas

Setengah jam hari kembali terang benderang
Manamatkan sebuah kiamat di kecamatan
Belasungkawa untuk titik negeri mantan
Bekas menara stasiun televisi yang menantang

Tinggallah sebuah bukit terbelah. Kenangan 
Mengubur segala jumawa dan durhaka
Kepada keseimbangan 
Alam yang molek. Amanah atau bencana.

Puisi: Puting Beliung
Puisi: Puting Beliung
Karya: Munawar Syamsuddin

Baca Juga: Puisi tentang Beruang
Loading...

Post A Comment:

0 comments: