Dialog Ranjang

kau ketuk pintu kamar lantas mendesakku:
“telanjanglah, biar kubisikkan sebuah rahasia saat iblis menyelipkan kuldi di payudaraku!”

kita pun segera dibakar api seperti sepasang sukesi dan wisrawa dijerat birahi
bersama-sama menghisap rahasia itu seperti menghirup ganja

ternyata kita sama-sama dahaga
peladang yang lama disekap gurun merindu hujan

hujan. hujanlah. pancarkan lekas mancur airmu
sirami tubuh telanjang ini
sebelum senyap menghempasnya!

di ranjang basah itu. di balik selimut kusut
sehampis terengah kita saling menuding: bugilmu lucu

Puisi Dialog Ranjang
Puisi: Dialog Ranjang
Karya: Tjahjono Widarmanto

Baca Juga: Puisi Hewan Burung

Post A Comment:

0 comments: