Puisi: Cieunteung (Karya Soni Farid Maulana)

Cieunteung

Saat menerima jasadmu
di liang lahat,
semasa tubuh sendiri yang dikuburkan.

Ikat tanah merah, putih kain kafan
membersihkan tanya: apa kuasa manusia
atas kehendak-Nya?

Doa para pengantar menyelusup
ke dalam pendengaranku
dan aku tenggelam dalam keheningan.

Saat liang lahat diurug tanah merah
lalu ditikam taburan bunga,
aku masih di situ. Saat para pengantar
melangkah pergi, kenangan menjaringku

“Anakku, duka semacam inikah 
yang kelak kau tanggung bila aku
dikuburkan?” Pepohonan menunduk,
lengang di batinku.

1996

Puisi: Cieunteung
Puisi: Cieunteung
Karya: Soni Farid Maulana

Catatan:
  • Soni Farid Maulana lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada tanggal 19 Februari 1962.

Baca juga: Puisi Gombal Abis
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar