Aceh masih belum baik-baik saja.

Sistem Kebut Semalam tidak Baik bagi Kesehatan? Simak Penjelasannya

Untuk mengatasi ketergantungan Sistem Kebut Semalam ini tidaklah sulit, sebaiknya belajar itu mempelajari sesuatu sedikit demi sedikit, memahami ...

Sistem Kebut Semalam, disingkat sebagai SKS, merupakan sebuah metode belajar yang mana pengerjaan tugas dan persiapan belajar untuk ujian dilakukan malam sebelum deadline. Hal ini biasa dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa yang selalu menunda-nunda belajar.

Alasannya, dengan mengerjakan tugas secara kebut semalam itu jika mengerjakan sejak jauh-jauh hari sering tidak ada inspirasi, namun berbeda jika mengerjakannya SKS, otak langsung cemerlang banyak inspirasi.

Sistem Kebut Semalam

Tapi tahukah kamu Sistem Kebut Semalam berdampak buruk bagi kesehatan tubuh dan kesehatan mental, lho! Berikut dampak dari Sistem Kebut Semalam bagi kesehatan.

1. Sulit Konsentrasi

Begadang biasanya yang dilakukan pelajar dan mahasiswa ketika mempersiapkan tugas atau ujian di hari terakhir pengumpulan, sehingga badan dan otak menjadi lelah, dampaknya akan menurunnya konsentrasi. 

2. Stres Meningkat

Tentunya belajar degan Sistem Kebut Semalam dapat memicu stres karena kurang mempersiapkan tugas atau ujian dan singkatnya waktu untuk mempersiapkannya 

3. Tubuh dan Otak menjadi Lebih Lelah

Karena mengejar waktu belajar dalam waktu semalam akan berpengaruh pada tubuh dan otak yang menjadi lebih lelah.

4. Hasil menjadi tidak Maksimal

Sistem Kebut Semalam juga kerap memaksakan otak untuk memahami sebuah materi dengan cepat. Akibatnya jawaban ujian atau tugas menjadi kurang tepat dan hasilnya tidak memuaskan.

Nah, itulah dampak dari Sistem Kebut Semalam bagi Kesehatan, sebaiknya pelajar atau mahasiswa lebih mempersiapkan tugas dan ujian lebih awal sehingga tidak memicu dampak dampak di atas.

Untuk mengatasi ketergantungan Sistem Kebut Semalam ini tidaklah sulit, sebaiknya belajar itu mempelajari sesuatu sedikit demi sedikit, memahami pembelajaran dengan baik, mampu membagi waktu antara bermain, istirahat dan belajar. Pilih durasi belajar yang efektif sesuai dengan kapasitas dan kemampuan.

Selain itu, ada baiknya mengerjakan tugas dengan cara menyicil sedikit demi sedikit supaya tugas tidak menumpuk dan menjadi beban.

Mari atur waktu sebaik mungkin. Belajar sedikit demi sedikit atau dengan sering membaca dan belajar mengerjakan tugas atau soal. Usahakan tidak melakukan dan menghindari Sistem Kebut Semalam. Selamat mencoba, ya!

Fatimah Azzahra

Biodata Penulis:

Fatimah Azzahra lahir pada tanggal 30 Januari 2005. Saat ini ia aktif sebagai mahasiswa program studi Tadris Matematika di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

© Sepenuhnya. All rights reserved.