Oleh Fatma Anindya Furi
Bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan suci untuk umat Islam yang ada di seluruh dunia. Semua umat muslim menyambut gembira kedatangan bulan suci Ramadhan ini, tak terkecuali di Indonesia yang mayoritas menganut agama islam.
Bulan ramadhan juga merupakan bulan yang sangat dinantikan oleh seluruh umat muslim di dunia. Banyak sekali hikmah serta keberkahan yang selalu kita nantikan di bulan Ramadhan ini.
Di bulan Ramadhan ada berbagai macam tradisi dan budaya yang pasti ada. Bermacam-macam kegiatan dilakukan untuk menyambut bulan Ramadhan. Mulai dari nyadran, nyekar, ngabuburit, mikranan dan lain sebagainya.
Nyadran, tradisi nyadran biasa dilakukan sebelum menyambut bulan Ramadhan yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, terutama di Jawa Tengah yang beragam adat dan budayanya. Tradisi ini juga bisa dinamakan sebagai kegiatan untuk menyambut mulainya bulan suci Ramadhan.
Nyadran sendiri terkenal dengan pembersihan makam, berdoa bersama disertai dengan pembagian nasi tumpeng yang dibawa oleh warga setempat. Selain itu kegiatan nyadran juga bisa menjalin silaturahmi antar warga dan juga ada pengisian uang juru kunci makam.
Nyekar adalah tradisi yang dilakukan oleh orang Indonesia pada saat menjelang Ramadhan. Nyekar sendiri adalah tradisi turun temurun yang telah dilakukan umat muslim yang berada di Indonesia. Tradisi nyekar ini berlandasan pada sebuah hadits Rasulullah yang berbunyi:
"Sesungguhnya aku dulu telah melarang kalian berziarah kubur. Maka (sekarang) ziarahlah karena akan bisa mengingatkan kepada akhirat dan akan menambah kebaikan bagi kalian dengan menziarahinya. Barangsiapa yang ingin berziarah maka lakukanlah dan jangan kalian mengatakan hujran (ucapan-ucapan batil)." (HR. Muslim).
Kegiatan nyekar yang diyakini sebagai pengingat bagi umat muslim untuk mengingat kematian adalah hal yang baik, agar para umat muslim Indonesia dapat melaksanakan ibadah yang kencang pada saat berlangsungnya bulan Ramadhan.
Selain itu yang tak bisa dilepaskan dalam bulan puasa yaitu tradisi Ngabuburit. Ngabuburit yang berarti bersantai-santai sambil menunggu waktu sore hingga tibalah waktu berbuka.
Ngabuburit yang dilakukan di Indonesia adalah dengan berburu makanan/takjil seperti kurma, kolak, es buah dan lain sebagainya. Ngabuburit termasuk dalam kegiatan favorit di bulan Ramadhan, terutama bagi kalangan anak-anak sampai orang tua. Kegiatan ngabuburit adalah kegiatan yang asik untuk menunggu waktu berbuka.
Dalam kegiatan ngabuburit itu sendiri, terdapat berbagai kegiatan positif yang dapat dilakukan, seperti halnya setelah mencari takjil, para pemuda dapat mengaji sembari menunggu waktu berbuka atau melakukan kegiatan kegiatan positif yang lainnya.
Mikranan, salah satu tradisi yang masih banyak kita temui. Mikranan memiliki banyak arti yaitu bersholawat sebelum tiba waktu berbuka, dan mengaji sesudah Tarawih. Mikranan bisa juga disebut tadarus Al-Qur'an yang dilantunkan hampir di setiap mushola atau masjid dan dilaksanakan boleh sebelum Maghrib dan sesudah Tarawih.
Mikranan biasanya diisi oleh remaja-remaja atau warga setempat yang akan melantunkan ayat-ayat suci Alquran dengan penggunaan makhraj yang benar.
Biodata Penulis:
Fatma Anindya Furi saat ini aktif sebagai mahasiswa, Fakultas Tarbiyah, di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
