Sulitnya ACC Saat Mencari Judul Esai

Dalam mencari judul esai, teman-teman harus paham apa yang bapak dosen katakan. Jika bapak dosen mengatakan membuat judul yang unik, maka bikinlah ...

Perjuangan itu sangat nyata, banyak teman-teman yang kesulitan menemukan judul. Judul yang dianggap kurang spesifik, terlalu umum, atau tidak mendalam sering kali tidak disetujui. Meskipun kadang penulis merasa sudah memenuhi kriteria yang diperlukan. Seperti halnya bapak dosen saya mengucapkan, "judul esai yang unik". Bapak dosen mempunyai standar yang makin ke sini makin tinggi, sehingga harus mencari judul yang sangat unik dan menggelitik.

Makin hari, keresahan saya pada bapak Chafit, makin memuncak. Saya kesal karena hari demi hari saya terngiang-ngiang akan tugas esai. Mungkin kalian anggap saya berlebihan, hanya karena esai tidak membuat saya depresi. Mungkin baiknya kalian tak bertanya ke saya, tapi pada usaha saya, susahnya cari judul esai seperti susahnya mencari pasangan hidup.

Bahkan saat membikin esai ini banyak waktu yang dibuang karena menunggu bapak dosen acc, kalau tidak acc ya mengulang kembali. Seperti halnya saya membikin 10 judul esai, tidak di-acc dari awal hingga akhir.

Jadi, awal mulanya saya membuat esai pertama yang berjudul "Mampukah Gen Z Bertahan tanpa Layar?" namun judul itu tidak di-acc. Judul yang kedua "Keluh-kesah Gen Z yang Katanya Lemah," tidak di-acc juga. Judul ketiga "Minimnya Literasi di Era Gen Z," juga bernasib sama.

Kemudian saya membikin judul yang benar-benar sesuai dengan keadaan saya, waktu itu saya bersama pacar saya, saya berkata jika saya sudah capai karena judul esai saya tidak di-acc semua oleh bapak dosen, sehingga saya dibantu untuk mencari judul esai. Siapa tahu pembaca penasaran, jadi saya mencalonkan judul “Sepolwan Betapa Sulitnya Digapai”, namun lagi-lagi judul itu juga tidak di-acc oleh bapak dosen.

Nah di sinilah saya mengirim langsung 10 judul esai, siapa tahu dari salah satu dari judul tersebut di-acc, namun nasib berkata lain.

Akhirnya saya inisiatif membikin esai sesuai apa yang dikeluhkan teman-teman, dan ya, akhirnya saya bisa tidur nyenyak, karena judul esai terakhir saya yang berjudul "Sulitnya ACC Saat Mencari Judul Esai" akhirnya di-acc juga wkwk.

Saran saya, dalam mengatasi kesulitan mencari judul esai, teman-teman harus paham apa yang bapak dosen katakan. Jika bapak dosen mengatakan membuat judul yang unik, maka bikinlah yang unik, dan menggelitik.

Sulitnya ACC Saat Mencari Judul Esai

Jadi, menemukan judul esai yang tepat dapat menjadi tugas yang menantang, tetapi bukan berarti mustahil. Seperti halnya yang diucapkan bapak dosen kepada saya "tetap menyerah, pantang semangat" itulah motivasi yang membuat esai saya di-acc. Saya senang esai saya bisa di-acc oleh bapak dosen di waktu 20:06, namun di balik kata acc ada kata “Ndang ditulis. Besok kudu jadi”.

Penulis: Febiola Kris Yuniar

© Sepenuhnya. All rights reserved.