Oleh Restiana Bella Novianti
Sukoharjo adalah sebuah kabupaten yang berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Daerah ini terkenal karena kekayaan potensi alam dan ragam budayanya, sekaligus berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi serta sosial bagi lingkungan sekitarnya.
Kabupaten Sukoharjo ini menyimpan warisan sejarah mendalam, yang menggambarkan evolusi komunitas dan tradisi sepanjang era salah satunya hidangan kuliner yang lezat dan memikat. Oleh karena itu, Sukoharjo merupakan destinasi yang patut dijadwalkan dan tidak boleh terlewatkan dalam agenda perjalanan.
Warga Sukoharjo, khususnya anak muda dan pelajar, menemukan kuliner murah yang biasa disebut "Black Market", kaki lima yang ramai di Jalan Harjodiningrat, Kutorejo, Jetis, Sukoharjo. Tempat ini bukanlah pasar gelap sungguhan, melainkan julukan untuk area jajanan pinggir jalan yang menawarkan hidangan lezat dengan harga terjangkau, menjadi favorit generasi muda.
Black Market terletak tepat di belakang SMP Negeri 1 Sukoharjo, sebuah lokasi yang tak bisa lebih strategi lagi. Setelah bel pulang sekolah berbunyi, ratusan siswa SMP Negeri 1 Sukoharjo dan pelajar dari sekolah sekitar langsung membanjiri area ini. Gerobak-gerobak pedagang berjejer rapi di pinggir jalan kecil yang teduh.
Naswa (15), siswi SMP Negeri Sukoharjo, tak pernah melewatkan kesempatan untuk mampir ke "Black Market" tersebut setelah sekolah. Ia mengaku, jajanan di sana selalu membuatnya tertarik karena variasi menu yang unik dan harganya yang sangat bersahabat. "Banyak sekali jajanan disini, misalnya ada yang jual cireng isi keju dan ayam, sampai ada yang bikin martabak manis dengan topping keju dan sosis. Harganya cuma Rp3.000 sampai Rp10.000 per porsi, cocok banget buat anak sekolah kayak aku " kata Naswa.
Black Market, jajanan kuliner yang mulai rame sejak tahun 2018, menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Sukoharjo dalam mendukung kreativitas masyarakat. Setidaknya ada dua tujuan utama trerkait hal ini. Satu, demi melestarikan budaya lokal yang autentik. Dua, mendorong pertumbuhan dan perputaran ekonomi masyarakat melalui sector UMKM.
Keramaian ini tak hanya dari siswa lokal, warga Sukoharjo dari berbagai usia juag ikut serta mencari jajanan murah untuk camilan keluarga. Surati, salah satu penjual jajanan di Black Market, menambahkan, “Lokasi di belakang sekolah ini bikin mudah diakses, orang tua yang jemput anak juga sering mampir.”
Biodata Penulis:
Restiana Bella Novianti saat ini aktif sebagai mahasiswa di Universitas Sebelas Maret.