Oleh Zaenal Arifin, M.Pd
Di era modern ini, berwirausaha menjadi salah satu kunci sukses bagi banyak orang. Salah satu peluang usaha yang menjanjikan adalah beternak entok, khususnya entok jumbo. Entok jumbo dikenal memiliki produktivitas tinggi dan permintaan pasar yang cukup besar. Dosen di IKIP Widya Darma Surabaya, Zaenal Arifin, M.Pd., telah melihat potensi ini dan memutuskan untuk berwirausaha di wilayah Menganti, Kabupaten Gresik. Beliau memulai usahanya mulai tahun 2020 yang diberi nama Zaenal Farm (ZF). Wilayah Menganti, Kabupaten Gresik, memiliki kondisi geografis dan iklim yang cocok untuk beternak entok jumbo. Area ini memiliki lahan yang luas dan sumber air yang melimpah, dua faktor penting dalam beternak entok jumbo. Selain itu, wilayah ini juga dekat dengan pasar dan pusat-pusat pangan, sehingga memudahkan distribusi produk.
Entok jumbo memiliki banyak keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk diwirausahakan. Pertama, entok jumbo memiliki produktivitas tinggi, dengan kemampuan bertelur rata-rata 30 butir per entok per bulan. Kedua, entok jumbo tahan terhadap berbagai penyakit, sehingga mengurangi risiko kerugian akibat penyakit. Ketiga, daging entok jumbo memiliki nilai gizi yang tinggi, sehingga permintaan pasar terhadap produk ini cukup besar. Keempat, entok jumbo memiliki berat di atas rata-rata yaitu 5-8 kg untuk ukuran jantan, sehingga walaupun tidak untuk kepentingan kontes, entok jumbo juga memiliki nilai ekonomi tinggi walaupun dijadikan konsumsi masyarakat/ timbangan.
Untuk mengembangkan usaha beternak entok jumbo ini, beberapa strategi perlu diterapkan oleh Zaenal Arifin. Untuk meningkatkan produktivitas peternakan entok, Anda perlu fokus pada beberapa aspek kunci manajemen dan lingkungan. Strategi utamanya mencakup tiga pilar utama: manajemen pakan yang efektif, pemilihan bibit unggul, dan penerapan sanitasi serta kesehatan yang baik. Berikut adalah langkah-langkah rinci yang dapat Anda terapkan:
1. Manajemen Pakan yang Efektif
Pakan menyumbang biaya terbesar dalam peternakan dan secara langsung memengaruhi pertumbuhan serta produksi telur.
- Pakan Seimbang Nutrisi: Pastikan pakan mengandung protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral yang cukup. Kebutuhan nutrisi berbeda antara fase pertumbuhan (starter, grower) dan fase produksi (layer).
- Pemanfaatan Pakan Alternatif: Untuk menekan biaya, memanfaatkan bahan lokal atau limbah pertanian seperti azolla, maggot BSF (Black Soldier Fly), ampas tahu, atau sayuran. Ini mengurangi ketergantungan pada pakan komersial yang mahal.
- Jadwal Pemberian Pakan Teratur: Berikan pakan 2-3 kali sehari secara konsisten.
- Air Minum Bersih: Sediakan akses air minum bersih yang tidak terbatas setiap saat.
2. Pemilihan Bibit dan Pengembangbiakan
Kualitas genetik sangat menentukan potensi produktivitas.
- Seleksi Indukan Unggul: Pilih indukan (betina dan jantan) yang sehat, aktif, memiliki laju pertumbuhan cepat, dan produksi telur yang baik.
- Rasio Jantan dan Betina: Pertahankan rasio yang ideal untuk perkawinan alami, umumnya sekitar 1 jantan untuk 4-5 betina.
- Manajemen Inkubasi: Jika menetaskan sendiri, pastikan mesin tetas berfungsi optimal dengan suhu dan kelembaban yang terkontrol, atau jika menggunakan induk alami, pastikan sarang aman dan nyaman.
3. Kesehatan dan Sanitasi Kandang
Lingkungan kandang yang bersih mencegah penyakit dan stres pada entok.
- Desain Kandang Optimal: Kandang harus memiliki ventilasi yang baik, cukup sinar matahari, dan terpisah antara kandang pembesaran, kandang indukan, dan area penetasan.
- Litter (Alas Kandang) Kering: Pastikan alas kandang tetap kering untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur yang menyebabkan penyakit kaki atau pernapasan. Gunakan sekam padi atau serutan kayu.
- Vaksinasi dan Pencegahan Penyakit: Lakukan program vaksinasi rutin yang disarankan oleh dinas peternakan setempat. Jaga kebersihan tempat pakan dan minum.
- Area Umbaran/Berenang (Opsional): Entok senang berenang. Menyediakan kolam kecil atau area umbaran dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan serta produktivitas alami mereka, meski bukan keharusan mutlak.
Untuk meningkatkan produktivitas peternakan entok jumbo, perlu perhatian pada beberapa aspek utama. Ini termasuk manajemen pakan yang baik, pemilihan bibit yang berkualitas, dan menjaga kesehatan serta kebersihan kandang.
Beberapa langkah penting yang dapat diambil meliputi:
1. Pakan yang Tepat
Pakan merupakan faktor penting dalam pertumbuhan dan produksi telur.
- Pakan Bernutrisi: Pastikan entok mendapatkan pakan yang seimbang nutrisinya.
- Pemanfaatan Bahan Lain: Penggunaan bahan pakan alternatif dapat membantu menekan biaya.
- Pemberian Pakan Teratur: Berikan pakan secara rutin.
- Air Bersih: Sediakan air minum bersih setiap saat.
2. Bibit dan Pengembangbiakan
Kualitas bibit mempengaruhi potensi produktivitas.
- Pemilihan Indukan: Pilih indukan yang sehat dan memiliki potensi produksi yang baik.
- Rasio Jantan dan Betina: Pertahankan rasio yang sesuai untuk perkawinan.
- Perhatian pada Penetasan: Jika menetaskan telur, perhatikan kondisi yang optimal.
3. Kesehatan dan Kebersihan Kandang
Kandang yang bersih membantu mencegah penyakit dan stres.
- Desain Kandang: Pastikan kandang memiliki ventilasi yang baik.
- Alas Kandang Kering: Jaga agar alas kandang tetap kering.
- Pencegahan Penyakit: Lakukan tindakan pencegahan penyakit.
- Area Aktivitas: Memberikan area untuk entok bergerak bebas dapat membantu kesehatan mereka.
4. Pencatatan dan Pemasaran
- Pencatatan: Mencatat data peternakan penting untuk evaluasi.
- Pemasaran: Memahami pasar penting untuk penjualan hasil ternak.
Dengan menerapkan praktik manajemen yang baik secara menyeluruh, produktivitas peternakan entok jumbo dapat meningkat. Merawat hewan dengan baik dan memastikan kesejahteraan mereka adalah hal yang penting.
Beternak entok jumbo di wilayah Menganti, Kabupaten Gresik, memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi usaha yang sukses. Dengan kondisi geografis dan iklim yang cocok, produktivitas entok jumbo yang tinggi, dan permintaan pasar yang besar, usaha ini memiliki prospek yang cerah. Dengan menerapkan strategi pengembangan yang tepat, usaha ternak entok jumbo ini dapat berkembang pesat dan memberikan keuntungan yang besar pula.
Biodata Penulis:
Zaenal Arifin, M.Pd saat ini aktif sebagai dosen di IKIP Widya Darma Surabaya.