Analisis Puisi:
Puisi "Tulis Kata" karya Irvan Riana Agustian tampil dalam bentuk yang sangat singkat dan sederhana. Larik-lariknya pendek, nyaris menyerupai catatan atau instruksi. Namun, justru dalam kesederhanaan itu tersimpan perenungan tentang proses menulis, keberadaan kata, dan hubungan antara bahasa, kertas, serta pembaca.
Tema
Tema puisi ini adalah proses penciptaan kata dan tulisan. Puisi menyoroti aktivitas dasar menulis sebagai fondasi lahirnya bacaan dan makna.
Puisi ini bercerita tentang kegiatan membuat kata-kata, menuliskannya di atas kertas dengan tinta hitam, lalu melihat hasilnya sebagai bacaan yang indah dalam sebuah buku. Alurnya bergerak dari proses (menulis) menuju hasil (bacaan).
Makna tersirat
Makna tersirat puisi ini mengajak pembaca untuk menyadari bahwa sesuatu yang tampak sederhana—kata, tinta, kertas—sesungguhnya adalah elemen penting dalam dunia pengetahuan dan sastra. Keindahan bacaan tidak muncul secara instan, melainkan melalui proses yang sangat mendasar dan bersahaja.
Suasana dalam puisi
Suasana puisi terasa tenang, polos, dan reflektif. Tidak ada gejolak emosi yang kuat, melainkan keteduhan yang lahir dari pengamatan sederhana terhadap aktivitas menulis.
Amanat / pesan yang disampaikan puisi
Amanat yang dapat ditangkap adalah ajakan untuk menghargai proses menulis dan membaca. Puisi ini seolah mengingatkan bahwa tulisan yang indah berawal dari tindakan kecil: menorehkan kata di atas kertas.
Puisi "Tulis Kata" adalah puisi yang menegaskan nilai dasar dari aktivitas menulis. Dengan larik-larik singkat dan bahasa yang sederhana, Irvan Riana Agustian mengajak pembaca merenungkan kembali asal-usul keindahan bacaan: dari kata, tinta, dan kertas yang sering kali dianggap remeh, tetapi justru menjadi inti dari dunia literasi.
