Pancasila dan Kondisi Kebangsaan Saat Ini

Di era globalisasi dan media sosial, nilai Pancasila menghadapi tantangan serius. Yuk simak peran penting Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa.

Oleh Jasmine Nur Fadilah

Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang berfungsi sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sejatinya menjadi landasan moral, sosial, dan politik dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan. Namun, di tengah dinamika globalisasi, kemajuan teknologi, serta perubahan sosial yang cepat, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan.

Pancasila dan Kondisi Kebangsaan Saat Ini

Kondisi kebangsaan Indonesia saat ini menunjukkan adanya kesenjangan antara nilai ideal Pancasila dan realitas di lapangan. Nilai persatuan, misalnya, masih sering diuji oleh munculnya konflik berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan. Media sosial yang seharusnya menjadi sarana pemersatu justru kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan ujaran kebencian, hoaks, dan provokasi yang dapat mengancam persatuan nasional.

Selain itu, nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang besar. Ketimpangan ekonomi, akses pendidikan yang belum merata, serta praktik korupsi menunjukkan bahwa sila kelima Pancasila belum sepenuhnya terwujud. Kondisi ini berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara jika tidak ditangani secara serius.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Pancasila tetap relevan sebagai pedoman dalam menyikapi perubahan zaman. Generasi muda memiliki peran strategis dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila, khususnya melalui sikap toleransi, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Pengamalan Pancasila tidak hanya sebatas hafalan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata seperti menghargai perbedaan pendapat, menjunjung tinggi keadilan, serta berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.

Pendidikan Pancasila juga perlu dikemas secara kontekstual dan aplikatif agar tidak dipandang sebagai sekadar mata pelajaran formal. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila dapat benar-benar tertanam dalam karakter generasi penerus bangsa.

Pancasila bukan sekadar simbol atau warisan sejarah, melainkan pedoman hidup yang harus terus dihidupkan dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam kondisi kebangsaan Indonesia saat ini, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi sangat penting untuk menjaga persatuan, mewujudkan keadilan sosial, dan membangun bangsa yang berdaulat serta berkepribadian. Dengan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, khususnya generasi muda, Pancasila akan tetap menjadi fondasi kokoh bagi Indonesia di masa kini dan masa depan.

© Sepenuhnya. All rights reserved.