Bukan Hanya Rumus, Mahasiswa PK UNY Ajak Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Ngaglik Menemukan Konsep Bilangan Berpangkat melalui Discovery Learning

Yuk simak pengalaman mahasiswa PK UNY mengajak siswa SMP Negeri 1 Ngaglik menemukan konsep bilangan berpangkat melalui Discovery Learning.

Ngaglik, 21 September 2026 — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) UNY melaksanakan sesi pembelajaran matematika mengenai bilangan berpangkat bersama siswa dari kelas VII B, VII C, dan VII D di SMP Negeri 1 Ngaglik. Metode pembelajaran yang digunakan adalah Discovery Learning yang dipadukan dengan kegiatan Diskusi Kelompok Kecil. Dalam kegiatan ini, siswa diberi kesempatan untuk memahami konsep bilangan berpangkat melalui observasi, diskusi, penemuan pola, serta penyampaian hasil pemikiran mereka. 

Siswa SMP Negeri 1 Ngaglik

Pembelajaran tidak dimulai dengan pengenalan rumus secara langsung. Siswa terlebih dahulu dihadapkan pada beberapa masalah dan contoh yang berkaitan dengan pengulangan perkalian. Dari contoh tersebut, siswa diarahkan untuk mengamati pola yang sama dan mencari cara yang lebih sederhana untuk merepresentasikan perkalian dengan faktor yang seragam.

Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Ngaglik

Setelah memperhatikan permasalahan yang ada, para siswa bekerja dalam kelompok-kelompok kecil. Melalui Diskusi Kelompok Kecil, siswa dan anggota kelompoknya menyelesaikan tugas yang telah disiapkan. Mereka mendiskusikan pola yang ditemukan dan berusaha mengaitkan perkalian berulang dengan bentuk bilangan berpangkat. Atmosfer diskusi memberikan kesempatan bagi siswa untuk saling berbagi cara berpikir. Beberapa siswa berusaha menjelaskan pemahamannya kepada teman-teman dalam kelompok, sementara siswa lainnya memberikan tanggapan atau mengajukan pertanyaan ketika menemukan bagian yang belum jelas. Mahasiswa PK berfungsi sebagai fasilitator dengan memberikan arahan dan pertanyaan pemantik saat diperlukan, tanpa langsung memberikan jawaban pada permasalahan yang sedang dikerjakan.

Siswa SMP Negeri 1 Ngaglik

Selain mempelajari konsep dasar bilangan berpangkat, siswa juga diarahkan untuk mengamati beragam contoh operasi yang melibatkan bilangan berpangkat. Dari kegiatan ini, siswa berusaha menemukan pola dalam perkalian dan pembagian bilangan berpangkat dengan basis yang sama serta bentuk pangkat dari suatu bilangan berpangkat. Hasil pengamatan tersebut kemudian digunakan untuk merumuskan kesimpulan mengenai sifat-sifat bilangan berpangkat. Melalui kegiatan presentasi, siswa tidak hanya berlatih memahami materi, tetapi juga belajar menyampaikan ide matematika kepada orang lain. Perbedaan cara penyelesaian yang muncul selama diskusi menjadi bagian dari proses pembelajaran, karena siswa dapat membandingkan hasil pemikiran mereka dengan kelompok lainnya.

Bilangan Berpangkat

Pada akhir pembelajaran, mahasiswa PK bersama siswa melakukan penguatan terhadap hasil diskusi. Konsep bilangan berpangkat dan sifat-sifatnya kemudian dirangkum berdasarkan pola yang telah ditemukan selama kegiatan. Dengan cara tersebut, siswa tidak hanya menerima rumus untuk dihafalkan, tetapi memperoleh pengalaman dalam menemukan dan memahami alasan di balik penggunaan konsep tersebut.

SMP Negeri 1 Ngaglik

Pelaksanaan pembelajaran di kelas VII B, VII C, dan VII D SMP Negeri 1 Ngaglik ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dapat memberikan ruang bagi siswa untuk terlibat secara aktif. Melalui Discovery Learning dan Small Group Discussion, siswa belajar mengembangkan kemampuan berpikir, bekerja sama, berkomunikasi, serta menyampaikan hasil pemikirannya.

Kegiatan pembelajaran tersebut sejalan dengan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam menciptakan proses pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Pembelajaran bilangan berpangkat diharapkan tidak hanya membuat siswa mampu menggunakan rumus, tetapi juga memahami konsep melalui pengalaman mengamati, berdiskusi, menemukan pola, dan menarik kesimpulan.

Penulis:

Salman Khoirul Anam | Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) UNY 2026 di SMP Negeri 1 Ngaglik.

© Sepenuhnya. All rights reserved.