Bangun Sekolah Aman dan Nyaman, Mahasiswa PK UNY Kampanyekan Gerakan Anti-Bullying di SMP Negeri 3 Pakem

Yuk bersama cegah bullying di sekolah! Bangun kepedulian, saling menghargai, dan ciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Pakem, 11 September 2026 – Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) UNY 2026 mengkampanyekan gerakan anti-bullying di SMP Negeri 3 Pakem sebagai upaya membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Kampanye dilakukan melalui video edukasi yang dipublikasikan di akun media sosial Mahasiswa praktik Kependidikan UNY tahun 2026 pada tanggal 7 September 2026 serta poster anti-bullying yang disebarkan melalui grup WhatsApp angkatan kelas VIII. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa PK UNY terhadap pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari tindakan perundungan. Bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik secara verbal maupun tindakan lainnya. Berdasarkan hasil wawancara dengan Guru BK SMP Negeri 3 Pakem, Putri Yanuariska Putri, S.Pd. kasus bullying masih pernah ditemukan di lingkungan sekolah dan bentuk yang paling sering dijumpai adalah bullying verbal.

Anti-bullying

Dalam menangani kasus bullying, SMP Negeri 3 Pakem telah memiliki Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sebagai salah satu pihak yang berperan dalam proses penanganan. Ketika terdapat siswa yang mengalami atau mengetahui adanya tindakan bullying, siswa dapat menyampaikan laporan kepada wali kelas, guru BK, kesiswaan, maupun TPPK. Laporan tersebut kemudian diproses bersama sesuai dengan peran masing-masing pihak. Guru BK memiliki peran dalam membantu siswa yang terlibat untuk mendapatkan pendampingan, memahami kondisi yang dialami, serta membantu proses penyelesaian masalah. Penanganan bullying tidak hanya berfokus pada siswa yang menjadi korban, tetapi juga perlu memperhatikan siswa yang melakukan bullying agar perilaku tersebut dapat dihentikan dan tidak kembali terjadi. Dalam prosesnya, guru BK bekerja sama dengan TPPK dan pihak kesiswaan sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi.

Selain penanganan ketika kasus sudah terjadi, upaya pencegahan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan sekolah yang aman. SMP Negeri 3 Pakem melakukan upaya preventif dengan melibatkan pihak dari luar sekolah yang memiliki kompetensi dalam memberikan edukasi mengenai pencegahan kekerasan dan kesehatan psikologis siswa. Pihak yang dapat dilibatkan antara lain P3AB2KB serta psikolog dari Puskesmas. Keterlibatan pihak eksternal tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada siswa mengenai dampak bullying dan cara membangun hubungan sosial yang sehat. Bullying yang dibiarkan dapat memberikan dampak bagi siswa dalam jangka panjang. Salah satu dampak yang dapat dirasakan adalah munculnya kecemasan yang berlebihan dan kecenderungan untuk menarik diri dari lingkungan sosial. Kondisi tersebut dapat membuat siswa merasa tidak nyaman berada di lingkungan sekolah maupun dalam berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu, penting bagi seluruh warga sekolah untuk tidak menganggap tindakan bullying sebagai candaan biasa, terutama ketika tindakan tersebut sudah membuat orang lain merasa terluka atau tidak nyaman.

Gerakan anti-bullying juga tidak hanya ditujukan kepada siswa yang menjadi korban. Siswa yang melakukan bullying juga perlu diberikan pemahaman dan pendampingan agar menyadari dampak dari perilakunya serta belajar membangun interaksi yang lebih positif dengan teman sebaya. Sementara itu, siswa yang menjadi korban perlu mendapatkan dukungan agar tidak merasa sendirian dan berani mencari bantuan kepada orang dewasa yang dapat dipercaya. Upaya menciptakan sekolah yang aman dan nyaman membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Guru, siswa, keluarga, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan siswa. Sekolah tidak dapat bekerja sendiri dalam mencegah bullying karena pembentukan perilaku dan karakter siswa juga dipengaruhi oleh lingkungan di luar sekolah.

Melalui kampanye anti-bullying ini, mahasiswa PK UNY 2026 mengajak seluruh warga SMP Negeri 3 Pakem untuk bersama-sama membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap siswa. Dengan adanya kepedulian dan keberanian untuk saling menghargai, diharapkan tidak ada lagi siswa yang merasa takut, terasing, atau tidak nyaman untuk belajar dan berinteraksi di sekolah.

Penulis:

Hanifah Desi Nurnaini | Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) UNY 2026 – SMP Negeri 3 Pakem.

Posting Komentar

© Sepenuhnya. All rights reserved.