Kumpulan Puisi karya Mardi Luhung

Mardi Luhung, yang kerap disapa Hendry, adalah seorang penyair, penulis cerpen, dan pengajar asal Gresik, Jawa Timur. Lahir pada 5 Maret 1965, Mardi Luhung dikenal dengan karya-karyanya yang luas dan beragam dalam dunia sastra Indonesia. Ia merupakan lulusan Fakultas Sastra Jurusan Sastra Indonesia dari Universitas Jember dan saat ini mengajar di SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik.

Jejak Sastra

Sejak duduk di bangku SMP, Mardi Luhung sudah menunjukkan minatnya yang mendalam dalam menulis puisi. Karya-karyanya pertama kali dipublikasikan ketika ia masih di SMA pada tahun 1984, dan beberapa puisinya dimuat di majalah remaja HAI (Jakarta). Sejak saat itu, Mardi Luhung terus aktif menulis dan karyanya tersebar di berbagai media massa, termasuk Kalam, Surabaya Post, Media Indonesia, Koran Tempo, dan HAI.

Buku Puisi Tunggal

Mardi Luhung telah menerbitkan sejumlah buku puisi tunggal yang menunjukkan evolusi dan kedalaman pemikirannya dalam menulis puisi. Beberapa buku puisi tunggalnya meliputi:
  1. Terbelah Sudah Jantungku (1996)
  2. Wanita yang Kencing di Semak (2002)
  3. Ciuman Bibirku yang Kelabu (2007)
  4. Buwun (2010)
  5. Belajar Bersepeda (2012)
  6. Jarum, Musim, dan Baskom (2015)
  7. Teras Mardi (2015)
  8. Cumcum Pergi ke Akhirat (2017)
  9. Tiga Kuda di Bulan Tiga dan Lampirannya (2022)
  10. Gerbang Banda (2023)

Buku Cerpen

Selain menulis puisi, Mardi Luhung juga mengeksplorasi dunia cerpen. Karya cerpennya termasuk:
  1. Aku Jatuh Cinta Lagi pada Istriku (2011)
  2. Jembatan Tak Kembali (2022)

Antologi Bersama

Mardi Luhung juga berkontribusi dalam berbagai antologi bersama yang mempertemukan karya-karya penyair dari berbagai daerah dan latar belakang. Beberapa antologi yang melibatkan karyanya adalah:
  1. Bapakku telah Pergi (1995)
  2. Mimbar Penyair Abad 21 (1996)
  3. Antologi Puisi Indonesia (1997)
  4. Para Mambang di Kota Terkutuk (2000) bersama Rusdi Zaki
  5. Angkatan 2000 dalam Sastra Indonesia (2000)
  6. Horison Sastra Indonesia Kitab Puisi (2002)

Drama

Mardi Luhung juga menulis beberapa naskah drama, yang menunjukkan kemampuannya dalam genre teater. Karya dramanya termasuk:
  1. Tumpat (1993)
  2. Transaksi (1994)
  3. Dari Tanah ke Tanah (1994)

Penghargaan

Mardi Luhung telah menerima berbagai penghargaan atas karyanya, di antaranya:
  1. Pemenang Lomba Penulisan Esai Tingkat Nasional pada Sayembara Mengarang tentang Apresiasi Sastra untuk Guru SLTA yang diadakan oleh Kepala Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1999).
  2. Anugerah Seni/Budaya dari Gubernur Jawa Timur (2006).
  3. Anugerah Khatulistiwa Literary Award untuk buku puisinya Buwun (2010).

Mardi Luhung

Mardi Luhung adalah seorang penyair dan penulis yang memiliki dedikasi mendalam dalam dunia sastra. Dengan berbagai karya puisi, cerpen, dan drama yang telah diterbitkan serta penghargaan yang diterimanya, Mardi Luhung telah membuktikan dirinya sebagai salah satu suara penting dalam sastra Indonesia. Karya-karyanya mencerminkan pengalaman pribadi dan sosial yang mendalam, serta menunjukkan kemampuannya untuk mengolah kata dengan kepekaan artistik yang tinggi.

Sebagai bahan telaah, berikut kami sudah merangkum beberapa Contoh Puisi karya Mardi Luhung untuk anda baca. Semoga bisa menjadi inspirasi dan bahan bacaan yang menyenangkan untuk melampiaskan rasa.

    Kumpulan Puisi karya Mardi Luhung

© Sepenuhnya. All rights reserved.