Puisi: Angin (Karya Sanusi Pane) Angin O, angin, bawa keluhku bersama kau, Melalui pegunungan hijau, Kepada Dinda, …
Puisi: Awan (Karya Sanusi Pane) Awan Awan datang melayang perlahan, Serasa bermimpi, serasa berangan, Bertambah lama, lupa di diri, Bertambah halus, akhirnya seri, Dan…
Puisi: Taj Mahal (Karya Sanusi Pane) Taj Mahal ( Kepada Anjasmara ) Dalam Taj Mahal, ratu astana, Putih dan permai: pantun pualam Termenung dia…
Puisi: Candra (Karya Sanusi Pane) Candra Badan yang kuning-muda sebagai kencana, Berdiri lurus di atas reta bercaya, Dewa Candra keluar dari i…
Puisi: Majapahit (Karya Sanusi Pane) Majapahit Aku memandang tersenyum arah ke bawah: Bandung mewajah di dalam kabut. Jauh di sana bermimpi Gede-Pangrango, Seperti pulau dalam…
Puisi: Kesadaran (Karya Sanusi Pane) Kesadaran Pada kepalaku sudah direka, Mahkota bunga kekal belaka, Aku sudah jadi merdeka, Sudah mendapat bahagia baka. Aku melayang k…
Puisi: Kepada Bunda (Karya Sanusi Pane) Kepada Bunda Terkenang di hati mengarang sari, Yang kupetik dengan berahi Dalam kebun jantung hatiku, Buat perhiasan Ibunda-Ratu. Sumber:…
Puisi: Kepada Krisyna (Karya Sanusi Pane) Kepada Krisyna Aku berdiri sebatang kara, Tidak berteman, tidak berkawan, Tangan tertadah ke atas udara, Ji…
Puisi: Wijaya Kesuma (Karya Sanusi Pane) Wijaya Kesuma Di balik gunung, jauh di sana, Terletak taman dewata raya, Tempat tumbuh kesuma wijaya, Bunga yang indah, pena…
Puisi: Penyanyi (Karya Sanusi Pane) Penyanyi Pujangga, kalau ajal sudahlah sampai, Engkau menutup mata di dalam damai, Sebab mengetahui terang …
Puisi: Kembang Melati (Karya Sanusi Pane) Kembang Melati Aku menyusun kembang melati Di bawah bintang tengah malam, Buat menunjukkan betapa dalam Cinta kasih memasuki hati. A…
Puisi: Lautan Waktu (Karya Sanusi Pane) Lautan Waktu Jiwaku telah lama merenang lautan waktu dan aku berhenti, membiarkan diriku dipermainkan ge…
Puisi: Teratai (Karya Sanusi Pane) Teratai ( Kepada Ki Hadjar Dewantara) Dalam kebun di tanah airku Tumbuh sekuntum bunga teratai: Tersembunyi kembang indah permai, Tidak…
Puisi: Dibawa Gelombang (Karya Sanusi Pane) Dibawa Gelombang Alun membawa bidukku perlahan Dalam kesunyian malam waktu, Tidak berpawang, tidak berkawan, Entah kemana aku tak tahu. …
Puisi: Pagi (Karya Sanusi Pane) Pagi Pagi telah tiba, sinar matari Memancar dari belakang gunung, Menerangi bumi, yang tadi dirundung Malam, yang sekarang sudahlah lari. …
Puisi: Syiwa-Nataraja (Karya Sanusi Pane) Syiwa-Nataraja ( Kepada R. Soeratmaka ) Pada perjalananku melalui Langka purbakala, Mengunjungi tempat kera…