Puisi: Karena Kasihmu (Karya Amir Hamzah) Karena Kasihmu Karena kasihmu Engkau tentukan sehari lima kali kita bertemu. Aku inginkan rupamu ku lebihi sekali sebelum cuaca menali…
Puisi: Astana Rela (Karya Amir Hamzah) Astana Rela Tiada bersua dalam dunia tiada mengapa hatiku sayang tiada dunia tempat selama layangkan angan meninggi awan. Jangan perca…
Puisi: Hanya Satu (Karya Amir Hamzah) Hanya Satu Timbul niat dalam kalbumu; terban hujan, ungkai badai terendam karam runtuh ripuk tamanmu rampak. Manusia kecil …
Puisi: Padamu Jua (Karya Amir Hamzah) Padamu Jua Habis kikis segala cintaku hilang terbang pulang kembali aku padamu seperti dahulu. Kaulah kandil kemerlap pelita jendela di…
Puisi: Panji di Hadapanku (Karya Amir Hamzah) Panji di Hadapanku Kau kibarkan panji di hadapanku. Hijau jernih di ampu tongkat mutu-mutiara. Di kananku berjalan, mengiring perlahan, Ridl…
Puisi: Nikmat Nakhoda Menuju Pelabuhan (Karya Sutan Takdir Alisjahbana) Nikmat Nakhoda Menuju Pelabuhan 'Lang putih jauh sayup menyisir awan. Dari kapal beta tahulah beta, bahwa …
Puisi: Doa Moyangku (Karya Amir Hamzah) Doa Moyangku Poyangku rata meminta sama semoga sekali aku diberi memetik kecapi, kecapi firdausi menampar rebana, rebana swarga. Poyangk…
Puisi: Sebab Dikau (Karya Amir Hamzah) Sebab Dikau Kasihkan hidup sebab dikau Segala kuntum mengoyak kepak Membunga cinta dalam hatiku Mewangi sari dalam jantungku. Hidup se…
Puisi: Doa (Karya Amir Hamzah) Doa Dengan apakah kubandingkan pertemuan kita, kekasihku? Dengan senja samar sepoi, pada masa purnama meningkat naik, setelah menghalaukan p…
Puisi: Turun Kembali (Karya Amir Hamzah) Turun Kembali Kalau aku dalam engkau dan kau dalam aku adakah begini jadinya aku hamba engkau penghulu? Ak…
Puisi: Hanyut Aku (Karya Amir Hamzah) Hanyut Aku Hanyut aku, kekasihku! Hanyut aku! Ulurkan tanganmu, tolong aku. Sunyinya sekelilingku! Tiada suara kasihan, tiada angin mendin…
Puisi: Kata Siapa (Karya Darwis) Kata Siapa Kata siapa padi 'kan masak batang jatuh patah tergoyang Kata siapa hati tak rusak nilam pusaka menghirap terbang Kata siapa perahu tak…
Puisi: Di Kaki Gunung (Karya Mozasa) Di Kaki Gunung Hawa meresap ke urat sarap membawa wangi bunga-bungaan diiring kabut tipis melayap enggan ke gunung merayu hutan. Angin lembut membuai…