Puisi: Batu Belah (Karya Amir Hamzah) Batu Belah (kabaran) Dalam rimba rumah sebuah Teratak bambu terlampau tua Angin menyusup di lubang tepas Bergulung n…
Puisi: Mengembara Beta (Karya Intojo) Mengembara Beta ... Mengembara beta di tengah rimba Rindu mesra menyakat dada, Pikir terkabur: pandang suram, Ta’ tahu beta apa sebabnya! Mer…
Puisi: Ada Aku (Karya A. M. Dg. Myala) Ada Aku Ada aku melihat alam, Alam luas alam permai: Datang Tuan ulurkan tangan, Pimpin daku ke dunia damai. Ada aku melihat alam, Alam buas alam ona…
Puisi: Kepada S (Karya Sutan Takdir Alisjahbana) Kepada S....... Tahukah engkau, sayang, Bahwa hati penyair itu hati pencari? Mencari, mencari selalu mencari, …
Puisi: Terbuka Bunga (Karya Amir Hamzah) Terbuka Bunga Terbuka bunga dalam hatiku! Kembang rindang disentuh bibir kesturimu. Melayah-layah mengintip …
Puisi: Kuingat Padamu (Karya Asmara Hadi) Kuingat Padamu Kuingat padamu bila fajar Merahkan langit sebelah timur Kuingat padamu bila senja Mencium bunga yang kan tidur Kuingat padamu bila mal…
Puisi: Seindah Ini (Karya Sutan Takdir Alisjahbana) Seindah Ini Tuhan, Terdengarkah kepada-Mu himbau burung di hutan sunyi meratapi siang di senja hari? Remuk hancur rasa diri meman…
Puisi: Rasa Baru (Karya Intojo) Rasa Baru Zaman beredar! Alam bertukar! Suasana terisi nyanyian hidup. Kita manusia Terkarunia Badan, jiwa, bekal serba cukup. Ma…
Puisi: Jangan Tanggung Jangan Kepalang (Karya Sutan Takdir Alisjahbana) Jangan Tanggung Jangan Kepalang Jangan tanggung jangan kepalang, Bercipta mencipta, Bekerja memuja, Berangan meng…
Puisi: Ibuku Dehulu (Karya Amir Hamzah) Ibuku Dehulu Ibuku dehulu marah padaku diam ia tiada berkata aku pun lalu merajuk pilu tiada peduli apa terjadi. Matanya terus mengawa…
Puisi: Zaman Kami (Karya Asmara Hadi) Zaman Kami Zaman kami zaman membakar Zaman yang penuh perjuangan Dan kami generasi kini Berjuang dalamnya bagai pahlawan Pada wajah kam…
Puisi: Insyaf (Karya Amir Hamzah) Insyaf Segala kupinta tiada Kau beri Segala kutanya tiada Kau sahuti Butalah aku terdiri sendiri Penuntun tiada memimpin jari. Maju mu…
Puisi: Semangat Demokrasi (Karya Asmara Hadi) Semangat Demokrasi Gemilang pagi mandi cahaya Bangun alam kilau-kilauan Bisik berbisik nikmat rasanya Angin mesra mencium Priangan Buru…
Puisi: Taman Dunia (Karya Amir Hamzah) Taman Dunia Kau masukkan aku kedalam taman-dunia, kekasihku! Kau pimpin jariku, kautunjukkan bunga tertawa; kuntum tersenyum. Kau tundukkan …