1948

Puisi: Ratap Biola (Karya Sitor Situmorang)

Ratap Biola Pada getaran sinar senja Lenyap dalam cahaya penghabisan Kudengar ratap biola Suara kekasih dari jauh Bisik tersumbat dalam sedu Ingin ka…

Puisi: Malam Kebumen (Karya Sitor Situmorang)

Malam Kebumen Siapa nanti yang akan cerita bila juga pelita ini padam, enggan menyala dan lagi untuk siapa? Kisah malam bersendiri ini tak mungkin la…

Puisi: Chairil Anwar (Karya Sitor Situmorang)

Chairil Anwar Debu campur deru Deru tambah sedu Sedu dijalin rindu Tebaran satu lagu Kata-kata patah Kehilangan irama Didera panas Api neraka. 31 Okt…

Puisi: Kaliurang Pagi (Karya Sitor Situmorang)

Kaliurang (Pagi) Pergi kau balik berarak Diantar nafas pagi hari. Dataran dan gunung hendak lepas Selubung kabut hilang diri. Biar surya memancar mar…

Puisi: Batu Nisan (Karya Sitor Situmorang)

Batu Nisan Di sini tempat berkubur segala keinginan hati yang menyala cinta terlena kedinginan bila aku juga…

Puisi: Kaliurang Tengah Hari (Karya Sitor Situmorang)

Kaliurang (Tengah Hari) Kembali kita berhadapan Dalam relung sepi ini Dari seberang lembah mati Bibirmu b…

Puisi: Karawang-Bekasi (Karya Chairil Anwar)

Karawang-Bekasi Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi. Tapi siapakah y…

Puisi: Sebagai Kenangan kepada Amir Hamzah (Karya Asrul Sani)

Sebagai Kenangan kepada Amir Hamzah , Penyair yang Terbunuh Ciumlah pinggir kejauhan tangan terkulai karena revolusi! Tinggalkanlah ribaan…

Puisi: Rizki Jiwa (Karya Mahatmanto)

Rizki Jiwa Ketika aku mulai membujur berbaring di tempat tidur, bisikku: Ya Allah Kuddus berilah aku mimpi yang bagus Dan ketik…

Puisi: Puncak (Karya Chairil Anwar)

Puncak Pondering, pondering on you, dear... Minggu pagi di sini. Kekerasan ramai kota yang terbawa tambah penjoal dalam diri — dipu…

Puisi: Selama Bulan Menyinari Dadanya (Karya Chairil Anwar)

Selama Bulan Menyinari Dadanya Selama bulan menyinari dadanya jadi pualam ranjang padang putih tiada batas sepilah panggil-panggilan antara aku dan m…

Puisi: Prajurit Jaga Malam (Karya Chairil Anwar)

Prajurit Jaga Malam (Versi Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus) Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu? Pem…

Puisi: Ina Mia (Karya Chairil Anwar)

Ina Mia Terbaring di rangkuman pagi — hari baru jadi — Ina Mia mencari hati impi, Teraba Ina Mia kulit harapan belaka …

Puisi: Sudah Dulu Lagi (Karya Chairil Anwar)

Sudah Dulu Lagi Sudah dulu lagi terjadi begini Jari tidak bakal teranjak dari petakan bedil Jangan tanya mengapa jari cari tempat di sini A…

Puisi: Kamar Tua (Karya S. Rukiah Kertapati)

Kamar Tua Aku meraba dalam gelap kamar sempit sudah tua berbau apak mata dua jadi buta di mana titik sinar? Gelap! teru…
© Sepenuhnya. All rights reserved.