Puisi: Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini (Karya Taufiq Ismail) Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini Tidak ada pilihan lain. Kita harus Berjalan terus Karena berhenti atau mundur Berarti hancur. …
Puisi: Seorang Tukang Rambutan pada Istrinya (Karya Taufiq Ismail) Seorang Tukang Rambutan pada Istrinya "Tadi siang ada yang mati, Dan yang mengantar banyak sekali" Ya. Mahasiswa-mahasiswa itu. Ana…
Puisi: Doa (Karya Taufiq Ismail) Doa Tuhan kami Telah nista kami dalam dosa bersama Bertahun‐tahun membangun kultus ini Dalam pikiran yang ganda Dan menutupi hat…
Puisi: Cicuruk (Karya Sandy Tyas) Cicuruk hidup yang indah ialah ini hari di mana para lelaki masih sempat mengerti kesetiaan bini di mana para bayi sempat …
Puisi: Mukadimah (Karya Arifin C. Noer) Mukadimah Puisi-puisi membutuhkan keberanian sebagaimana perempuan-perempuan yang berjuang di ranjang untuk kehadiran anaknya Segala yang kita punyai…
Puisi: Bunga-Bunga Jatuh Bertaburan (Karya Mochtar Lubis) Bunga-Bunga Jatuh Bertaburan Dalam kamarku yang kecil ini Dalam penjara kecil di jalan bernama palsu Keagungan datang angin dari Makassar datang angi…
Puisi: Lonceng dalam Hujan (Karya Sapardi Djoko Damono) Lonceng dalam Hujan Kita mendengar suara lonceng menyusup rintik hujan; barangkali bermula dari menara di pusat kota. Kau pun bertanya: siapa geranga…
Puisi: Sejumlah Terus (Karya Mochtar Lubis) Sejumlah Terus Hai, mengapa hari jadi suram Sedang matahari bersinar terik? Orang pada bermuka pilu Mata merah karena menangis Bung Sjahrir, Bung Sja…
Puisi: Pengkhianatan Itu Terjadi pada Tanggal 9 Maret (Karya Taufiq Ismail) Pengkhianatan Itu Terjadi Pada Tanggal 9 Maret Pengkhianatan itu telah terjadi Pengkhianatan itu terjadi pada…
Puisi: Cerita Anak Ayam (Karya Sapardi Djoko Damono) Cerita Anak Ayam Seekor anak ayam menciap-ciap di jalan kecil itu; dimana induknya, tanyamu. Aku pun tentu saja tak tahu. Barangkali ia adalah anak a…
Puisi: Yell (Karya Taufiq Ismail) Yell Tiga truk terbuka Lewat depan rumah Mereka menyanyi gembira "Buat Apa Sekolah" Tas buk…
Puisi: Secangkir Teh Panas (Karya Arifin C. Noer) Secangkir Teh Panas Secangkir teh panas pada suatu senja telah menyempurnakan panorama dalam istirah, setelah lepas dan beban timbunan kerja — Terima…