1982

Puisi: Setelah Pintu Terbuka (Karya B. Y. Tand)

Setelah Pintu Terbuka Setelah pintu terbuka jam berhamburan ke udara kaudekap laut dan tidur di atas ombak walau pun kakimu tak sampai ke dasarnya Da…

Puisi: Percakapan (Karya B. Y. Tand)

Percakapan (1) sudahlah, kita akhiri saja percakapan ini Karena kita hampir sampai sekarang ke pantai laut tenang burung-burung berkicau di dahan hij…

Puisi: Desember (Karya Acep Zamzam Noor)

Desember Buat Lisa Pandansari Kidung malaikat Tetes hujan di bumi Ujung tahun yang rinai Basah di hati Kidung malaikat Merangkai lampu-lampu natal Se…

Puisi: Sungai Masa Lalu (Karya Ahmad Fahrawi)

Sungai Masa Lalu sungai masa lalu, di tubuhnya melintang jembatan bambu sungai belakang rumahku, lubuk dalam misteri bisu sungai kota kecil, lanting …

Puisi: Di Masjid Salman (Karya Acep Zamzam Noor)

Di Masjid Salman ( Buat Anne Rufaidah ) Pertemuan tercipta dari kata Malam putih berlantai sabda Di rumah…

Puisi: Berapa Kali Kita Kehilangan dalam Menanti (Karya Beni Setia)

Berapa Kali Kita Kehilangan dalam Menanti Berapa kali kita kehilangan dalam menanti jam berdetik, angin menghembus dan debu menyerbu jendela…

Puisi: Angin (Karya Sapardi Djoko Damono)

Angin (1) Angin yang diciptakan untuk senantiasa bergerak dari sudut ke sudut dunia ini pernah pada suatu hari berhenti ketika mendengar sua…

Puisi: Fragmen Kekalahan (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Fragmen Kekalahan Sebagai orang kalah arus Aku larut dalam kehendak Tak terencana, menyimpan kata-kata bija…

Puisi: Pelayaran Tuhan (Karya Afrizal Malna)

Pelayaran Tuhan Dalam orang tak bertuhan dalam orang tak bertuhan aku berlayar dalam tubuh-tubuh sepi mengeras dalam hujan-hujan panjang …

Puisi: Peristiwa Pagi Tadi (Karya Sapardi Djoko Damono)

Peristiwa Pagi Tadi ( kepada GM ) Pagi tadi seorang sopir oplet bercerita kepada pesuruh kantor tentang lelak…

Puisi: Apakah Itu Perlu? (Karya Beni Setia)

Apakah Itu Perlu? (Versi Legiun Asing) Gedung-gedung menyuruhku mencari hawa segar dan belukar buat kulit. Jala…

Puisi: Pertapa (Karya Sapardi Djoko Damono)

Pertapa Jangan mengganggu: aku, satria itu, sedang bertapa dalam sebuah     gua, atau sebutir telur, atau. sepatah kata - ah, apa pula     bedan…

Puisi: Sungai Musi (Karya Slamet Sukirnanto)

Sungai Musi Kembali padamu Gerak gelombang Menggoncang perahu Mencari jejak Pusat segala tindak Menantang arus Ke hulu tiada put…
© Sepenuhnya. All rights reserved.