2009

Puisi: Seekor Cicak di Dinding (Karya Kurniawan Junaedhie)

Seekor Cicak di Dinding Seekor cicak merayap di dinding. Siapa namamu? Singa? Macan? Ah, aku hanya seekor buaya kecil yang kerjanya merayap di d…

Puisi: Tak Ada yang Hilang (Karya Kurniawan Junaedhie)

Tak Ada yang Hilang ( mengenang 14 tahun ditinggal ibunda ) Tanpa sayap, ibu terbang ke angkasa. Hati, jantung…

Puisi: Malinkundang (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf)

Malinkundang Dalam gelombang zaman, aku datang meniti masa mabuk di antara bayang-bayang. Tinggalkan malam kelam dan sambut pagi cerlang dengan menta…

Puisi: Ketika Waktu Memanggil (Karya Kurniawan Junaedhie)

Ketika Waktu Memanggil ( Gus Dur wafat dalam usia 69 tahun ) Ketika waktu memanggil  Tak ada yang hilang dari…

Puisi: Perkabungan Cincin (Karya Nana Riskhi Susanti)

Perkabungan Cincin Untuk ia yang merajai seluruh kerdip mata yang mengalungkan keraguan di dada Telunj…

Puisi: Terminal (Karya Beno Siang Pamungkas)

Terminal (: Prof Eko Budihardjo) Tanpa terasa, satu terminal lagi kita lalui mendekat ke alamat yang su…

Puisi: Kau dan Aku (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Kau dan Aku Bahagia saat kau kirim rindu termanis dari lembut hatimu jarak yang memisahkan kita laut yang…

Puisi: Jalan Tan Malaka, Payakumbuh (Karya Ahda Imran)

Jalan Tan Malaka, Payakumbuh Lurus jalan menuju Suliki di ujungnya persimpangan - Koto Tangah dan Koto Tingi keduanya menuju ke dalam lemb…

Puisi: Kuintet (Karya Nirwan Dewanto)

Kuintet Namaku piano, dan bebilahku lelah oleh jemarimu. Namaku klarinet, dan mulutku mencurigai mulutmu. A…

Puisi: Doa Seorang Pesolek (Karya Joko Pinurbo)

Doa Seorang Pesolek Tuhan yang cantik, temani aku yang sedang menyepi di rimba kosmetik. Nyalakan lanskap pada alisku yang…

Puisi: Jalan Raya (Karya Fitri Yani)

Jalan Raya "siapa yang telah membangun  keramaian di tubuhmu?" ingat atau lupakanlah aku karena aku adalah ujung  sekaligus …

Puisi: Deja Vu (Karya Beni Setia)

Deja Vu Mendekati petang: tak ada bedanya memainkan kaset dengan tape lama atau keping DVD dengan player mutakhir lagu yang muncul senantiasa mem…

Puisi: Perjalanan Senjakala (Karya Leon Agusta)

Perjalanan Senjakala (1) Rinduku tersesat dalam kehilangan, kenangan sebuah kota Yang namanya kupanggil dengan nyanyian dan kata-kata cinta …
© Sepenuhnya. All rights reserved.