2024

Puisi: Ketika Teladan Memudar (Karya Okto Son)

Ketika Teladan Memudar Jika keinginanmu baik Maka mereka akan terpimpin dengan baik Engkau itu laksana angin Mereka itu laksana rumput Bila engkau be…

Puisi: Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan (Karya Rin)

Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan Walau tak pernah bertemu Kalbu meyakini keberadaan-Nya Iman takwa selalu dijaga Butir-butir zikir mengalir dari bibir…

Puisi: Pencarian Kebebasan Cinta (Karya Marthen Luther Worembay)

Pencarian Kebebasan Cinta Dalam keheningan malam yang sunyi, Tercermin kisah cinta yang tak terduga, Dua jiwa menemukan pelukan kebebasan, Terbawa da…

Puisi: Hujan dan Sepotong Kenangan (Karya Novita Arief Hidayati)

Hujan dan Sepotong Kenangan Bait-bait semusim Tercurah dalam rintik hujan Satu keheningan enggan pergi Hujan ucapkan selamat pagi berkali-kali Tempi…

Puisi: Kita Adalah Langit dan Laut (Karya Ehfrem Vyzty)

Kita Adalah Langit dan Laut (Kata puisi) Ini terakhir kali puisi-puisi beristirahat dengan damai dari wajahmu Sekalipun aku berdiri di antara awan pu…

Puisi: Ini Mati Takut Cinta (Karya Melki Deni)

Ini Mati Takut Cinta : TelmaKoisine Kau tak perlu menangis, kalau aku pergi lebih dahulu ke Negeri Seberang, tetapi menangislah mengapa kita tak bers…

Puisi: Hujan Januari (Karya Melki Deni)

Hujan Januari Mendung mengaburkan lanskap kota, aku mencari matamu. Matamu menyembunyikan cinta yang tak terpendam. Aku tak ingin buru-buru mendakuka…

Puisi: Menunggu Hujan (Karya Rizal De Loesie)

Menunggu Hujan Aku hanya berharap, suatu waktu nanti, segala yang pernah kuucapkan dalam diam datang seperti hujan— yang tahu kapan harus jatuh, meng…

Puisi: Kegilaan di Malam Hari (Karya Amanda Amalia Putri)

Kegilaan di Malam Hari Kita seperti bunga yang bermekaran di waktu malam Kita seperti magnet yang saling tarik-menarik Mendekat, ujung hingga ujung k…

Puisi: Kepada Cahayani-ku (Karya Ehfrem Vyzty)

Kepada Cahayani-ku Tak ada yang lebih anggun seperti jingga pada senja, Selain kenangan-kenangan hari lalu bertakhta agung di mata sipit milikmu itu …

Puisi: Topeng yang Terkubur (Karya Elle Geraldine)

Topeng yang Terkubur lihat aku dunia! setiap hari kukenakan bola mata yang mengguncang langit dan lautan yang meronce kenangan senyum yang bisu menyi…

Puisi: Tangisan Ibu Pertiwi (Karya Kristian Ndori)

Tangisan Ibu Pertiwi Hei bangsaku, bangsa yang gagah dan luar biasa Bangsa yang sembuh akan luka penjajahan Bangsa yang kekar akan keguncangan Hei ba…

Puisi: Matahari September (Karya Ika Yuni Purnama)

Matahari September Langit Venesia berkilau biru laut Memantul di lesung pipi lelaki berjaket benhur  Nyeri hati yang lama tersayat  Sirna seketika ol…
© Sepenuhnya. All rights reserved.