Puisi: Aku Tidur Berselimutkan Uang (Karya Joko Pinurbo) Aku Tidur Berselimutkan Uang Aku tidur berselimutkan uang. Ketika bangun, tahu-tahu tubuhku sudah telanjang. 2002 Analisis Puisi : Puisi &quo…
Puisi: Harapan (Karya Leon Agusta) Harapan memeras air dari batu membersit darah telapak tangan 1977 Sumber: Gendang Pengembara (2012) Analisis Puisi : Pui…
Puisi: Sebelum Padi Menguning (Karya Ajip Rosidi) Sebelum Padi Menguning Sebelum padi menguning mana burung datang mendekat atau cinta bisa melekat. Jika tiada banjir mendatang hama menyeran…
Puisi: Di Tanganmu (Karya Kirdjomuljo) Di Tanganmu Kepada siapa akhirnya berjuta hati menatap Kepada mereka yang bersedia berbagi hati kepadanya Kepada siapa akhirnya suara mengu…
Puisi: Semangka (Karya Nirwan Dewanto) Semangka Seperti kantung hijau berisi darah berhenti percaya pada tanah, seperti bawal betina tak bersaru…
Puisi: Pilihan (Karya Mustofa Bisri) Pilihan Antara kaya dan miskin tentu kau memilih miskin Lihatlah kau seumur hidup tak pernah merasa kaya. Antara hidup dan …
Puisi: Cinta (Karya Nursjamsu Nasution) Cinta (untuk Suamiku) Bunga setangkai Diayunkan angin, terbuai-buai..... Cintaku padamu Diayunkan alun cintamu, wahai..... Sumber: B…
Puisi: Gereja (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Gereja burung gereja tersedu di udara mencari pasangan sesat ke desa burung gereja menembus sawang menggelombang terbang atas ladang burung gereja le…
Puisi: Rumah Oom Yos (Karya Sapardi Djoko Damono) Rumah Oom Yos ( Untuk Mas Gondo ) Di lereng bukit, rumah itu indah sekali pekarangannya beberapa ribu meter …
Puisi: Yang Lewat (Karya Sapardi Djoko Damono) Yang Lewat Yang berkelebat lewat itu? Yang tak putus-putusnya bergegas itu? Yang tak hendak membedakan berangkat atau kembali, sampai atau pergi, kem…
Puisi: Kartini (Karya Wing Kardjo) Kartini Apakah yang lebih sedih dari nyanyian salih Apakah yang lebih sunyi dari keluh ke langit tinggi Putih: betapa bersih pikiran jernih 1964 Sumb…
Puisi: Jarak (Karya Umbu Landu Paranggi) Jarak manis, karena maut itu tiba tanpa mengenal waktu dan hitungan menjemput menceraikan kita sebelum sempat jabat salam permaafan hapuslah sudah ja…
Puisi: Sebentar (Karya Joko Pinurbo) Sebentar Sebentar lagi aku akan sampai di rambutmu, seperti embun hinggap di pucuk perdu. Dua bentar lagi aku akan sampai di matamu. Semog…
Puisi: Malam di Bukit (Karya Medy Loekito) Malam di Bukit Rumput kecil bergerigi tajam bagai belati menyayat bulan hingga mengucurkan sepi Sumber: Ai…
Puisi: Wayang (Karya Ajip Rosidi) Wayang Bayang-bayang yang digerakkan sang dalang, datang dan hilang, hanya jejaknya tinggal terkenang. Sumber: Sajak-Sajak Anak Matahari (1979) …
Puisi: Dari Pantun Lama (Karya Sitor Situmorang) Dari Pantun Lama Kembanglah bunga dalam batu Betapa tuan memetiknya. Kembanglah bunga dalam batu Tangan i…