Puisi 2 Baris

Puisi: Aku Kehilangan Masa Laluku (Karya Mawie Ananta Jonie)

Aku Kehilangan Masa Laluku Dulu ketika kereta api di daerahku masih saja merangkak, bendi dan pedati menjadi pendukungnya berpihak. Sekar…

Puisi: Terhimpit Ragu (Karya A. Munandar)

Terhimpit Ragu         Kau terhempas dari duniaku atau aku yang terbuang dari duniamu?         Kau terkurung di duniamu atau aku y…

Puisi: Mana (Karya Hani Prasetianingtiyas)

Mana Coba tengok yang tuhan bicara Aku menggema Purwokerto, 12 Januari 2023 Analisis Puisi : Puisi "Mana" karya Hani Prasetianingtiyas adal…

Puisi: Nasi Goreng untuk Abban (Karya A. Muttaqin)

Nasi Goreng untuk Abban Minyak dan telur adalah saudara seiman. Mereka saling memandang dengan cinta yang cepat matang, tak gampang i…

Puisi: Matahari Menepi (Karya Sapardi Djoko Damono)

Matahari Menepi (1) matahari menepi. Ketika udara memadat tiba-tiba "Siapa mengajarmu menatapku begitu?"  Matahari Menepi (2) ketika udara …

Puisi: Awal Kata (Karya Acep Zamzam Noor)

Awal Kata Lentik sunyi di ujung alismu Detak rindu di palung jantungku 2014 Sumber: Berguru kepada Rindu (2017) Analisis Puisi: Puisi “Awal Kata” mer…

Puisi: Jarak (Karya Ajip Rosidi)

Jarak Berapa jauh jarak terentang antara engkau dengan aku Berapa jauh jarak terentang antara engkau dengan urat leherku? …

Puisi: Di Laut Mana Tenggelamnya? (Karya Taufiq Ismail)

Di Laut Mana Tenggelamnya? Aku berjalan mencari kejujuran Tak tahu di mana alamatnya Aku pergi mencari kesederhanaan Tak tahu aku di mana sembunyinya…

Puisi: Tenangan Tiada (Karya Armijn Pane)

Tenangan Tiada Entah apa yang mendorong aku kehidupan baru, Meninggalkan menistakan kehidupan lama. Setiap kali aku terbujuk gemerlap restu, Sekejap …

Puisi: Suwung (Karya Joko Pinurbo)

Suwung Kepalaku rumah sakit jiwa yang kesepian ditinggal penghuninya mudik liburan. 2014 Sumber:  Buku Latihan Tidur (2017) Analisis Puisi :…

Puisi: Sederhana (Karya A. Munandar)

Sederhana Terkadang bahagia itu sederhana. Terkadang sederhana itu bahagia. Januari, 2018 Analisis Puisi : …

Puisi: Kupu-Kupu (Karya Acep Zamzam Noor)

Kupu-Kupu Aku tidur dalam pelukan bunga layu Memimpikanmu melayarkan bintang-bintang Ke ranjangmu. Sungai-sung…

Puisi: Aku Tidur Berselimutkan Uang (Karya Joko Pinurbo)

Aku Tidur Berselimutkan Uang Aku tidur berselimutkan uang. Ketika bangun, tahu-tahu tubuhku sudah telanjang. 2002 Analisis Puisi : Puisi &quo…

Puisi: Harapan (Karya Leon Agusta)

Harapan memeras air dari batu membersit darah telapak tangan 1977 Sumber:  Gendang Pengembara (2012) Analisis Puisi : Pui…

Puisi: Sebelum Padi Menguning (Karya Ajip Rosidi)

Sebelum Padi Menguning Sebelum padi menguning mana burung datang mendekat atau cinta bisa melekat. Jika tiada banjir mendatang hama menyeran…

Puisi: Di Tanganmu (Karya Kirdjomuljo)

Di Tanganmu Kepada siapa akhirnya berjuta hati menatap Kepada mereka yang bersedia berbagi hati kepadanya Kepada siapa akhirnya suara mengu…

Puisi: Semangka (Karya Nirwan Dewanto)

Semangka Seperti kantung hijau berisi darah berhenti percaya pada tanah, seperti bawal betina tak bersaru…
© Sepenuhnya. All rights reserved.