Puisi Afrizal Malna

Puisi: Migrasi dari Kamar Mandi (Karya Afrizal Malna)

Migrasi dari Kamar Mandi Kita lihat Sartre malam itu, lewat Pintu Tertutup: menawarkan manusia mati dalam sejarah orang lain. Tetapi wajah-wajah…

Puisi: Orang Hilang Ada Orang Pecah (Karya Afrizal Malna)

Orang Hilang Ada Orang Pecah Ada orang hilang. Tapi ada orang pecah juga. Presiden yang telah membunuh demokrasi, jatuh. Tangan dan lehernya mengelua…

Puisi: Warisan Kita (Karya Afrizal Malna)

Warisan Kita Bicara lagi kambingku, pisauku, ladangku, komporku, rumahku, payungku, gergajiku, empang ikanku, genting kacaku, emberku, geretan gas…

Puisi: Mikropon yang Pecah (Karya Afrizal Malna)

Mikropon yang Pecah Mereka pernah keluar dari kota kecil itu, sebuah pengeras suara dengan pendengar yang sunyi. Setelah itu mereka tak pernah kem…

Puisi: Rumpun Lembu (Karya Afrizal Malna)

Rumpun Lembu Orang budak hidup dalam palu-palu berkeliling menempa kerja dalam gerak mati aku mati tak punya malam bintang tak berlangit …

Puisi: Orang Bercermin (Karya Afrizal Malna)

Orang Bercermin Telah sampai waktu musim terhenti pada daun jatuh Aku berlaut rupa berCermin Cermin sedalam daging narsisus wajah terkubur - kaca mem…

Puisi: Dalam Gereja Munster (Karya Afrizal Malna)

Dalam Gereja Munster Pintu tebal gereja Munster, melepaskan tubuhnya di  tepi Sungai Rhein, di Basel. Tiang-tiang meninggi,   membuat malamnya sen…

Puisi: Pelabuhan Pulau Terasing (Karya Afrizal Malna)

Pelabuhan Pulau Terasing Pulau diri Pulau tak terkata seribu tahun kau terkubur dalam tubuhku dalam orang yang telah bertuhan berumah pada…

Puisi: Kalung dari Teman (Karya Afrizal Malna)

Kalung dari Teman Hari ini saya sedang bahagia. Saya duduk di sebuah  restoran dengan seorang teman lama. Kami …

Puisi: Kisah Cinta Tak Bersalah (Karya Afrizal Malna)

Kisah Cinta Tak Bersalah Bapak mulai merasa bersalah telah menyintai aku. Membuat ia menangis ketika aku mati. Bapak juga merasa bersalah telah m…

Puisi: Padang Rumput (Karya Afrizal Malna)

Padang Rumput Aku meneduh di pertinggian hening. getar rumput menahan kengerian yang dibuka di padang-padang. lolongan sia-sia dari negeri-n…

Puisi: Beri Aku Kekuasaan (Karya Afrizal Malna)

Beri Aku Kekuasaan Mereka pernah berjalan dalam taman itu, membuat wortel, semangka, juga pepaya. Tetapi aku buat juga ikan-ikan plastik, angsa-…

Puisi: Pelajaran Bahasa Inggris tentang Berat Badan (Karya Afrizal Malna)

Pelajaran Bahasa Inggris tentang Berat Badan Maaf, berapa berat badanmu? Sebentar saja, kepalaku  satu kubik pasir. Tanganku 60 cm. Permisi, ber…
© Sepenuhnya. All rights reserved.