Puisi Agus R. Sarjono

Puisi: Bersama Para TKW (Karya Agus R. Sarjono)

Bersama Para TKW Aku memandang wajah-wajah saudaraku dengan mata berembun berbaris ke negeri orang ke negeri para majikan. Apakah yang…

Puisi: Lagu Musim Panas (Karya Agus R. Sarjono)

Lagu Musim Panas Di sunyi nasib dekapan musim panasmu cuma yang bisa menyuburkan kembali kerontang padang, gersang kata-kata yang mengga…

Puisi: Hasek (Karya Agus R. Sarjono)

Hasek ( di Gaza ) Mohon melapor tuan, kami mencari Schweik di Jalur Gaza tapi belum juga ditemukan. Kami ing…

Puisi: Demokrasi Dunia Ketiga (Karya Agus R. Sarjono)

Demokrasi Dunia Ketiga Kalian harus demokratis. Baik, tapi jauhkan tinju yang kau kepalkan itu dari pelipisku bukankah engkau… Tutup mulut! …

Puisi: Sajak Anak Petani (Karya Agus R. Sarjono)

Sajak Anak Petani Selepas musim penghujan, kupandangi saja para petani dan bapakku yang begitu asyik memanen …

Puisi: Surat Lamaran (Karya Agus R. Sarjono)

Surat Lamaran Perkenalkan nama saya sendu dengan satu dua keriangan. Saya terampil menangani lara kenangan-kenangan tersisa, dan mengema…

Puisi: Di Sebuah Restoran Indonesia (Karya Agus R. Sarjono)

Di Sebuah Restoran Indonesia, Juni 1998 Berilah kami sepiring makanan, dengan menu bergizi. Maafkan kami. S…

Puisi: Kopi Jawa (Karya Agus R. Sarjono)

Kopi Jawa Bijih-bijih legenda Ada dan tiada Seperti mutiara hitam tersulam di jubah malam berlayar ke mancanegara menjelma lagu dan …

Puisi: Pamuk (Karya Agus R. Sarjono)

Pamuk Adalah salju yang mempertemukan orang sunyi dengan puisi ketika perempuan yang tertindas menghidupkan emansipasi dengan bunuh di…

Puisi: Chairil (Karya Agus R. Sarjono)

Chairil Pada kereta senja Chairil menebal jendela cinta dan bahagia makin jauh saja mendengking Chairil…

Puisi: Cervantes (Karya Agus R. Sarjono)

Cervantes Dengan pena terhunus kau pacu keledai sastra menerjang kincir keramat hikayat bangsawan dan raja-raja hingga porak-poranda dan m…

Puisi: Bisakah Kutulis Puisi tentang Paris? (Karya Agus R. Sarjono)

Bisakah Kutulis Puisi tentang Paris? Bukankah bait-bait tadi hampir jadi sajak yang manis dan mungkin ingin abadi. Ditulis di Paris kota s…

Puisi: Sajak Palsu (Karya Agus R. Sarjono)

Sajak Palsu Selamat pagi pak, selamat pagi bu, ucap anak sekolah dengan sapaan palsu. Lalu mereka pun belajar sejarah palsu dari buku-buku pa…
© Sepenuhnya. All rights reserved.