Puisi Ahmadun Yosi Herfanda

Puisi: Doa Pembuka (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Doa Pembuka Hanya milik-Mu cahaya pagi hingga senja dan rahasia kegelapan ketika malam tiba pada Muhammad K…

Puisi: Suluk Komputer (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Suluk Komputer setelah hari-hariku habis dalam disket apa yang kaudapatkan pada layar komputer kecuali isyarat, setitik cahaya tuhan memanggil berjut…

Puisi: Nyanyian Kebangkitan (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Nyanyian Kebangkitan Hanya kau yang kupilih, kemerdekaan Di antara pahit-manisnya isi dunia Akankah kau biark…

Puisi: Sembahyang Rumputan (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Sembahyang Rumputan Walau kaubungkam suara azan walau kaugusur rumah-rumah Tuhan aku rumputan takkan berhen…

Puisi: Sajak Tangan Hitam (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Sajak Tangan Hitam Ada tangan hitam yang selalu menangkapku memasukkanku dalam sangkarmu. Ada tangan hi…

Puisi: Persinggahan (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Persinggahan (P antai Samas ) Laut hanya bersajak. Cinta mengendap dalam tubuh tegak beku memandang dingin …

Puisi: Refleksi Jarak dan Waktu (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Refleksi Jarak dan Waktu Udara bergetar dalam darahku ketika tasbih berputar dalam zikir wirid bertaburan m…

Puisi: Kau dan Aku (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Kau dan Aku Bahagia saat kau kirim rindu termanis dari lembut hatimu jarak yang memisahkan kita laut yang…

Puisi: Anak-Anak Indonesia (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Anak-Anak Indonesia Kehilangan ladang di kampung mereka Anak-anak Indonesia merangkak di lorong-lorong gelap kota Berjejal mereka di gerb…

Puisi: Jalan Rindu (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Jalan Rindu Di jalan manakah engkau kini menunggu Kekasih. Begitu panjang jalan kutempuh Tapi, tak sampai-sampai juga padamu. Berapa ab…

Puisi: Catatan Dini Hari (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Catatan Dini Hari ( Labuhan Bilik, Riau ) Debur ombak dan goyang perahu Bermain sendiri dalam sepi Semua ya…

Puisi: Jiwa Tiga Gunung (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Jiwa Tiga Gunung Jiwa tiga gunung mengental di Ciliwung Mengendapkan lumpur di tujuh kanal Dalam bahasa hujan, J.P. Coen berkata, "Akan kutegakk…

Puisi: Resonansi Indonesia (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Resonansi Indonesia Bahagia saat kau kirim rindu termanis dari lembut hatimu jarak yang memisahkan kita laut yang mengasuh hidup nakhoda …

Puisi: Bandung in Love (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Bandung in Love Engkau pasti merinduku kembali Bersama aroma parfum Yang tertinggal di pipi kiri Ya, kutahu, hatiku terkulai Di jenjang le…
© Sepenuhnya. All rights reserved.