Puisi Amir Hamzah

Puisi: Panji di Hadapanku (Karya Amir Hamzah)

Panji di Hadapanku Kau kibarkan panji di hadapanku. Hijau jernih di ampu tongkat mutu-mutiara. Di kananku berjalan, mengiring perlahan, Ridl…

Puisi: Doa Moyangku (Karya Amir Hamzah)

Doa Moyangku Poyangku rata meminta sama semoga sekali aku diberi memetik kecapi, kecapi firdausi menampar rebana, rebana swarga. Poyangk…

Puisi: Pada Senja (Karya Amir Hamzah)

Pada Senja Mengembara senda pada senja rama bermain dalam cahaya kusangka sempurna dalam segala sayap kemerlap mengemas rupa ditayang k…

Puisi: Kenangan (Karya Amir Hamzah)

Kenangan Tambak beriak intan terberai kemuncak bambu tunduk melambai mas kumambang mengisak sampai merenungkan mata kesuma teratai. Sen…

Puisi: Sebab Dikau (Karya Amir Hamzah)

Sebab Dikau Kasihkan hidup sebab dikau Segala kuntum mengoyak kepak Membunga cinta dalam hatiku Mewangi sari dalam jantungku. Hidup se…

Puisi: Malam (Karya Amir Hamzah)

Malam Daun bergamit berpaling muka Mengambang tenang di lautan cahaya Tunduk mengurai surai terurai Kelapa lampai melambai bidai. Nyala p…

Puisi: Berlagu Hatiku (Karya Amir Hamzah)

Berlagu Hatiku Bertangkai bunga kusunting kujunjung kupuja, kurenung berlagu hatiku bagai seruling kukira sekalini menyecap untun…

Puisi: Doa (Karya Amir Hamzah)

Doa Dengan apakah kubandingkan pertemuan kita, kekasihku? Dengan senja samar sepoi, pada masa purnama meningkat naik, setelah menghalaukan p…

Puisi: Turun Kembali (Karya Amir Hamzah)

Turun Kembali Kalau aku dalam engkau dan kau dalam aku adakah begini jadinya aku hamba engkau penghulu? Ak…

Puisi: Hang Tuah (Karya Amir Hamzah)

Hang Tuah Bayu berpuput alun digulung Bayu direbut buih dibubung. Selat Melaka ombaknya memecah Pukul-memukul belah-membelah. Bahtera …

Puisi: Berdiri Aku (Karya Amir Hamzah)

Berdiri Aku Berdiri aku di senja senyap Camar melayang menepis buih Melayah bakau mengurai puncak Berjulang datar ubur terkembang…

Puisi: Padamu Jua (Karya Amir Hamzah)

Padamu Jua Habis kikis segala cintaku hilang terbang pulang kembali aku padamu seperti dahulu. Kaulah kandil kemerlap pelita jendela di…

Buku: Buah Rindu (Koleksi Puisi Amir Hamzah 1941)

Buku Buah Rindu karya Amir Hamzah adalah sebuah kumpulan puisi yang diterbitkan pada tahun 1941, menampilkan perjalanan emosional dan intelektual pen…
© Sepenuhnya. All rights reserved.