Puisi: Ini Kopi Terakhir (Karya Anwar Putra Bayu) Ini Kopi Terakhir Ketegangan diam-diam larut ke dalam cangkir-cangkir kopi semendo "ini kopi terakhir" kataku memecahkan alunan Bujang Bunt…
Puisi: Pulau Kemaro (Karya Anwar Putra Bayu) Pulau Kemaro Perahu-perahu jukung menghilir. Sungai berarus lambat dari bawah pohon kita memandang Jangan ganggu tidur nyonya Fatimah meski kau terta…
Puisi: Bermalam di Kotamu (Karya Anwar Putra Bayu) Bermalam di Kotamu Bermalam di kotamu yang dingin dan berdenyut seperti seorang tentara mengarahkan bayonet ke wajahku. Penuh kecemasan. Aku datang d…