Puisi: Sehabis Sembahyang Subuh (Karya Apip Mustopa) Sehabis Sembahyang Subuh debu masih tidur di tiap jalanan nyenyak sehabis berpusing seharian jika hari bangkit menyertai kasab manusia iapun menggeli…
Puisi: Menusuk Langit dan Bumi (Karya Apip Mustopa) Menusuk Langit dan Bumi tatkala mengenang baturiti. jalan ini menusuk langit dan di langit ada belantara telaga di tumit gunung di puncak jalan kita …
Puisi: Kita Sudah Beribu Kali Bicara (Karya Apip Mustopa) Kita Sudah Beribu Kali Bicara kita sudah beribu kali bicara soal gelandangan dan mereka tetap berkeliaran kita sudah beribu kali…
Puisi: Gerimis yang Diam-Diam (Karya Apip Mustopa) Gerimis yang Diam-Diam Pada suatu temaram subuh Yang dingin oleh perjalanan musim Adakah kau lihat di atas atap rumah-rumah Gerimis…
Puisi: Sebuah Pemandangan (Karya Apip Mustopa) Sebuah Pemandangan ombak menggumul pantai pantai menatap matahari dalam kepolosan semesta dalam beribu makna alpa pun bisa apa pun bisa begitu seteru…
Puisi: Kembalikan Dukamu (Karya Apip Mustopa) Kembalikan Dukamu - kepada yang kehilangan rumah kembalikan dukamu pada api yang telah melumatkan rumahmu sepi kembalikan dukamu pada air yang telah …
Puisi: Nyanyian tentang Tuhan (Karya Apip Mustopa) Nyanyian tentang Tuhan alangkah merdu kudengar Tuhan dalam nyanyian orang sekarang seperti lagu kasih sayang yang dilepaskan ora…
Puisi: Seekor Burung Dara Tua (Karya Apip Mustopa) Seekor Burung Dara Tua burung dara di ranting kering mengelus kilau bulunya awan di atas seperti terbaring merenung arah tujunya burung …
Puisi: Dalam Masjid (Karya Apip Mustopa) Dalam Masjid aku berusaha menetapi lima kali dalam sehari di depan mihrab memasrahkan diri ke dalam hening suci ke bawah keagung…
Puisi: Tuhan Telah Menegurmu (Karya Apip Mustopa) Tuhan Telah Menegurmu Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan Lewat perut anak-anak yang kelaparan Tuhan telah menegurmu dengan…
Puisi: Telah Musnah Sangkuriang (Karya Apip Mustopa) Telah Musnah Sangkuriang telah musnah sangkuriang di dasar bandung dihanyut air cikapundung duka itu tertumpah di citarum menembus gunung-gunung lari…