Puisi Asmara Hadi

Puisi: Bangsaku, Bersatulah (Karya Asmara Hadi)

Bangsaku, Bersatulah Kalau kupikir kukenang-kenang, Hatiku duka merasa pilu; Lautan besar rasa kurenang, P…

Puisi: Kuingat Padamu (Karya Asmara Hadi)

Kuingat Padamu Kuingat padamu bila fajar Merahkan langit sebelah timur Kuingat padamu bila senja Mencium bunga yang kan tidur Kuingat padamu bila mal…

Puisi: Bilakah (Karya Asmara Hadi)

Bilakah Bilakah alam bersinar senang Diterangi Surya Kemerdekaan? Bilakah rakyat bernafas tenang Mengisap…

Puisi: Kami Penabur (Karya Asmara Hadi)

Kami Penabur Kami bekerja di padang masa Menaburkan benih cinta mulia Yang nanti akan senantiasa Semerbakk…

Puisi: Zaman Kami (Karya Asmara Hadi)

Zaman Kami Zaman kami zaman membakar Zaman yang penuh perjuangan Dan kami generasi kini Berjuang dalamnya bagai pahlawan Pada wajah kam…

Puisi: Semangat Demokrasi (Karya Asmara Hadi)

Semangat Demokrasi Gemilang pagi mandi cahaya Bangun alam kilau-kilauan Bisik berbisik nikmat rasanya Angin mesra mencium Priangan Buru…

Puisi: Nasib Tanah Airku (Karya Asmara Hadi)

Nasib Tanah Airku (1) Panas yang terik datang membakar Lemahlah kembang hampirlah mati Tunduk tergantung bersedih hati Mohon air kepada a…

Puisi: Rasuna Said (Karya Asmara Hadi)

Rasuna Said Di dalam kebun tanah Andalas Tumbuh sekuntum melati mulia Perhiasan Ibunda Indonesia Menambah ca…

Puisi: Kepada Seniman (Karya Asmara Hadi)

Kepada Seniman Tahukah teman, wahai seniman Di manakah tempatmu di dalam dunia? Bukan di mercu kedirianmu …

Puisi: Sekarangan Kembang (Karya Asmara Hadi)

Sekarangan Kembang (Buat Ratna) Mengarang aku, adikku ayu Bunga dari taman jiwa Kembang dewata kekal-tak-l…

Puisi: Untuk Asia Raja (Karya Asmara Hadi)

Untuk Asia Raja Dalam kandang kawat berduri Terkurung badan, Jiwa meradang Bertanya di manakah Tuhan Yang …

Puisi: Selamat Tinggal, Periangan (Karya Asmara Hadi)

Selamat Tinggal, Periangan Taman sari, tanah Periangan Sekarang ini berpisah kita Kereta api hampir berjala…
© Sepenuhnya. All rights reserved.