Puisi Asrul Sani

Puisi: Elegi (Karya Asrul Sani)

Elegi Ia yang hendak mencipta, menciptalah atas bumi ini. Ia yang akan tewas, tewaslah karena kehidupan. Kita yang mau mencipta dan akan t…

Puisi: Perhitungan Habis Tahun (Karya Asrul Sani)

Perhitungan Habis Tahun Semalam aku telah bercinta pula, Kepada engkau yang datang dengan kereta senja Dan pulang berkereta pagi, Serta aku…

Puisi: Elang Laut (Karya Asrul Sani)

Elang Laut Ada elang laut terbang senja hari antara jingga dan merah surya hendak turun, pergi ke saran…

Puisi: Anak Laut (Karya Asrul Sani)

Anak Laut Sekali ia pergi tiada bertopi Ke pantai landasan matahari Dan bermimpi tengah hari Akan negeri di jauhan Pasir da…

Puisi: Elegi Jakarta (Karya Asrul Sani)

Elegi Jakarta (1) Pada tapal terakhir sampai ke Yogya, bimbang telah datang pada nyala langit telah tergantung suram Kata-kata berantukan p…

Puisi: Pengakuan (Karya Asrul Sani)

Pengakuan Akulah musafir yang mencari Tuhan Atas runtuhan gedung dan dada yang remuk Dalam waktu tiada kenal berdiam dan semadi S…

Puisi: Surat dari Ibu (Karya Asrul Sani)

Surat dari Ibu Pergi ke dunia luas, anakku sayang pergi ke dunia bebas! Selama angin masih angin buritan dan matahari pagi menyinar daun-d…

Puisi: Kau Begitu Sawo Mateng, Cintaku! (Karya Asrul Sani)

Kau Begitu Sawo Mateng, Cintaku! Aku cinta kau, karena kau begitu sawo-mateng cintaku. Sekali aku boleh belai pada rambut Kemudian kau suruh aku mint…

Puisi: Sebagai Kenangan kepada Amir Hamzah (Karya Asrul Sani)

Sebagai Kenangan kepada Amir Hamzah , Penyair yang Terbunuh Ciumlah pinggir kejauhan tangan terkulai karena revolusi! Tinggalkanlah ribaan…

Puisi: Lagu daripada Pasukan Terakhir (Karya Asrul Sani)

Lagu daripada Pasukan Terakhir Pada tapal terakhir sampai ke Jogja bimbang telah datang pada nyala langit t…

Puisi: Dongeng buat Bayi Zus Pandu (Karya Asrul Sani)

Dongeng buat Bayi Zus Pandu Sintawati datang dari Timur, Sintawati menyusur pantai Ia cium gelombang melambung tinggi ia hiasi dada dengan…
© Sepenuhnya. All rights reserved.