Puisi: Rumah Kecil di Padang Rumput (Karya Avianti Armand) Rumah Kecil di Padang Rumput Rumah kecil di padang rumput itu selalu menyediakan sebotol melankoli, cukup untuk bekal sekolah sampai tiba M…
Puisi: Orang-Orang yang Sendiri (Karya Avianti Armand) Orang-Orang yang Sendiri Kali ini dia mengenakan hutan dan menyematkan sungai di saku celana. Kali lain dia mengumpulkan hujan dan …
Puisi: Gravitasi (Karya Avianti Armand) Gravitasi Hari ini kita akan berjalan dan menjelma gema badai pasir – Seorang lelaki menyentuhkan ujung jarinya ke tanah yang mem…
Puisi: Orang-Orang di Rentang Jarak (Karya Avianti Armand) Orang-Orang di Rentang Jarak Halo? Kamukah di sana? Aku menelponmu dari sini dan menunggu kemarin sejak nanti. Kamu bisa…
Puisi: Pagi (Karya Avianti Armand) Pagi ( 1 ) Pagi ini uap putih yang mengepul dari ceret lari keluar lewat jendela yang mengantuk lalu hilang terseret angin; aro…
Puisi: Di Patio Itu (Karya Avianti Armand) Di Patio Itu Patio itu punya segala hal yang dia butuhkan untuk bisa hidup dengan baik: oksigen, cahaya, dan sudut yang tepat untuk menung…
Puisi: Satu Matahari (Karya Avianti Armand) Satu Matahari Di batas itu, aku memilih menjadi buta. Kenapa? Tanyamu. Setahun yang lalu aku telah melihat sesuatu yang tak seharusnya k…
Puisi: Jika Tak Tahu ke Mana Kamu akan Pergi (Karya Avianti Armand) Jika Tak Tahu ke Mana Kamu akan Pergi Semua jalan akan membawamu ke sana. 19/10/2016: Jam 16.55 Sumber: Museum Masa Kecil (2018) Analisis Pui…
Puisi: Di Tepi Pelangi (Karya Avianti Armand) Di Tepi Pelangi KataNya, "Aku mencintaimu." Aku tak percaya – karena tak juga bisa tidur setelah lelah menghitung domba yang tak h…
Puisi: Menunggu (Karya Avianti Armand) Menunggu Dari balik tikungan muncul tiranosaurus "Tahukah kamu jalan menuju museum ?" "Ya. Ya. Ya." Anak itu men…
Puisi: Museum Masa Kecil (Karya Avianti Armand) Museum Masa Kecil Akhirnya museum itu dibuka kemarin. Tak banyak yang datang, alamatnya agak susah dicari: Hujan, Gelas Susu Ke-3, sa…
Puisi: Orang-Orang dengan Monolog (Karya Avianti Armand) Orang-Orang dengan Monolog Bayang-bayang itu cuma bercerita pada kita tentang kebohongan. Di pauh yang tak terlalu jauh mereka berkumpul …
Puisi: 9000 KM (Karya Avianti Armand) 9000 KM Suara pintu terbuka. Seorang perempuan. Di sini sebuah jeruk terbelah dua – separuh untuknya, separuh untukku. Lalu seorang lelaki…
Puisi: Daftar Warna di Sekitar Kita (Karya Avianti Armand) Daftar Warna di Sekitar Kita (dalam urutan abjad) Warna Air Warna Angin Warna Asap Warna Batas Warna Buih Warna Bulan Warna Celah …