Puisi: Senja Saat Gerimis Runtuh (Karya Beno Siang Pamungkas) Senja Saat Gerimis Runtuh Senja saat gerimis runtuh, perempuan itu membiarkan dirinya basah... Tak peduli pada sisa pandangnya... yang s…
Puisi: Kangen (Karya Beno Siang Pamungkas) Kangen (buat SM) Seperti angin tenggara, kangen ini datang begitu. Merontokkan kembang mangga, membuat bayi-bayi sawanan. Ber…
Puisi: Senja di Kotamu (Karya Beno Siang Pamungkas) Senja di Kotamu Dari bandara yang pucat dan tua taxi bergegas menyusuri jalan layang sepi di tepian kali di kejauhan, hutan buatan yang kehila…
Puisi: Kalau Saja Kamu Tahu (Karya Beno Siang Pamungkas) Kalau Saja Kamu Tahu Kalau saja kamu tahu apa-apa yang tertulis di hatiku tak perlu lagi kau utarakan pertanyaan yang menjengkelkan. K…
Puisi: Malin Kundang (Karya Beno Siang Pamungkas) Malin Kundang ( puisi tentang Facebook ) Ibu, Sebelum membatu Ijinkan kuganti statusku... Semarang, 22 Ag…
Puisi: Malam Minggu (Karya Beno Siang Pamungkas) Malam Minggu Bulat bundar bulan tumben tidak hujan tiba-tiba risau karena tersadar setelah sekian lama ternyata aku tak merasa be…
Puisi: Januari Penghabisan (Karya Beno Siang Pamungkas) Januari Penghabisan Sengaja kulupakan janji yang kau pahat dari kotamu hampir gila kucumbu kangen dan bosan…
Puisi: Secangkir Kopi (Karya Beno Siang Pamungkas) Secangkir Kopi Secangkir kopi di meja aromanya memenuhi udara mengepul menunggu senja menyesakkan dada. …
Puisi: Senyum (Karya Beno Siang Pamungkas) Senyum (: SM alias Si Nenek Sihir) Aku senyum kepada rumput hijau Aku senyum kepada udara hangat Aku senyu…
Puisi: Gunung Cinta (Karya Beno Siang Pamungkas) Gunung Cinta Satu gunung dua mata air enam anak sungai Seperti gerimis yang turun di hatimu sepanj…
Puisi: Ruang Tamu (Karya Beno Siang Pamungkas) Ruang Tamu Di ruang tamu itu nama-nama pergi dan datang ada beberapa yang terkenang dan membayang …
Puisi: Sehari Tanpamu (Karya Beno Siang Pamungkas) Sehari Tanpamu ( kamu pasti tahu sajak ini aku tulis buat siapa ) Sehari saja tanpamu seekor ketam menghamp…
Puisi: Gobang (Karya Beno Siang Pamungkas) Gobang (1) Di Kampung Seong kami membakar perahu kwankong dan rumah buat engkong juga uang emas dan perak…
Puisi: Hari yang Berbahaya (Karya Beno Siang Pamungkas) Hari yang Berbahaya Aku merasa telah tiba di sebuah tempat di mana segalanya tak mampu mengundang perhatian Kulihat helai-helai hari b…
Puisi: Sepotong Sajak dan Secawan Arak (Karya Beno Siang Pamungkas) Sepotong Sajak dan Secawan Arak Sepotong sajak menyelinap ke dalam tidurku bertanya tentang mimpi seorang ana…
Puisi: Wisky yang Puitis (Karya Beno Siang Pamungkas) Wisky yang Puitis (: buat Mas Timur SS yang baik & Mas Agus Wasit yang hebat) Seorang penyair, mengirim hu…