Puisi: Dalam Kereta (Karya Chairil Anwar) Dalam Kereta Dalam kereta. Hujan menebal jendela Semarang, Solo..., makin dekat saja Menangkup senja. Menguak purnama. Caya menyaya…
Puisi: Suara Malam (Karya Chairil Anwar) Suara Malam Dunia badai dan topan Manusia mengingatkan, "Kebakaran di Hutan" Jadi ke mana Untuk damai dan reda? Mati. …
Puisi: Kepada Peminta-minta (Karya Chairil Anwar) Kepada Peminta-minta Baik, baik aku akan menghadap Dia Menyerahkan diri dan segala dosa Tapi jangan tentang lagi aku Na…
Puisi: Kesabaran (Karya Chairil Anwar) Kesabaran Aku tak bisa tidur Orang ngomong, anjing nggonggong Dunia jauh mengabur Kelam mendinding batu Dihantam suara bertalu-talu Di …
Puisi: Cintaku Jauh di Pulau (Karya Chairil Anwar) Cintaku Jauh di Pulau Cintaku jauh di pulau, gadis manis, sekarang iseng sendiri. Perahu melancar, bulan memancar, di leher kukalungkan ole-…
Puisi: Sia-Sia (Karya Chairil Anwar) Sia-Sia (Versi Deru Campur Debu) Penghabisan kali itu kau datang membawa karangan kembang Mawar merah dan melati putih: darah dan suci. Kau tebarka…
Puisi: Tak Sepadan (Karya Chairil Anwar) Tak Sepadan Aku kira: Beginilah nanti jadinya Kau kawin, beranak dan berbahagia Sedang aku mengembara serupa Ahasvéros. …
Puisi: Taman (Karya Chairil Anwar) Taman Taman punya kita berdua tak lebar luas, kecil saja satu tak kehilangan lain dalamnya. Bagi kau dan aku cukuplah Taman kembangnya tak be…
Puisi: Di Mesjid (Karya Chairil Anwar) Di Mesjid Kuseru saja Dia sehingga datang juga Kami pun bermuka-muka. Seterusnya Ia bernyala-nyala dalam dada. Segala daya memadamkannya …
Puisi: Aku Berada Kembali (Karya Chairil Anwar) Aku Berada Kembali Aku berada kembali. Banyak yang asing: air mengalir tukar warna, kapal-kapal, elang-elang serta mega yang tersanda…
Puisi: Situasi (Karya Chairil Anwar) Situasi ........................................................ Tidak perempuan! Yang hidup dalam diri masih lincah mengelak dari pelukanmu…
Puisi: Ajakan (Karya Chairil Anwar) Ajakan Menembus sudah caya Udara tebal kabut Kaca hitam lumut Pecah pencar sekarang Di ruang legah lapang Mari ria lagi Tuj…
Puisi: Kenangan (Karya Chairil Anwar) Kenangan untuk Karinah Moordjono Kadang Di antara jeriji itu-itu saja Mereksmi memberi warna Benda usang dilupa Ah!…
Puisi: Penghidupan (Karya Chairil Anwar) Penghidupan Lautan maha dalam Mukul dentur selama Nguji tenaga pematang kita Mukul dentur selama Hingga hancur remuk redam Kurnia Baha…
Puisi: Rumahku (Karya Chairil Anwar) Rumahku Rumahku dari unggun-timbun sajak Kaca jernih dari luar segala nampak Kulari dari gedong lebar halaman Aku tersesat tak dapat jalan …