Puisi Chairil Anwar

Puisi: Diponegoro (Karya Chairil Anwar)

Diponegoro Di masa pembangunan ini tuan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menanti Tak gentar. Lawan banyaknya seratus…

Puisi: Buat Album D.S. (Karya Chairil Anwar)

Buat Album D.S. Seorang gadis lagi menyanyi Lagu derita di pantai yang jauh, Kelasi bersendiri di laut biru, dari Mereka yang sudah lupa ber…

Puisi: Senja di Pelabuhan Kecil (Karya Chairil Anwar)

Senja di Pelabuhan Kecil buat Sri Ajati Ini kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang; rumah tua, pada cerita tiang serta temali. Kap…

Puisi: 1943 (Karya Chairil Anwar)

1943 Racun berada di reguk pertama Membusuk rabu terasa di dada Tenggelam darah dalam nanah Malam kelam-membelam Jalan kaku-lur…

Puisi: Pelarian (Karya Chairil Anwar)

Pelarian (1) Tak tertahan lagi Remang miang sengketa di sini Dalam lari Dihempaskannya pintu keras tak berhingga. Hancur-luluh sepi seketik…

Puisi: Perhitungan (Karya Chairil Anwar)

Perhitungan Banyak gores belum terputus saja Satu rumah kecil putih dengan lampu merah muda caya Langit bersih-cerah dan…

Puisi: Ibu (Karya Chairil Anwar)

Ibu Pernah aku ditegur Katanya untuk kebaikan Pernah aku dimarah Katanya membaiki kelemahan Pernah aku diminta membantu Katanya…

Puisi: Merdeka (Karya Chairil Anwar)

Merdeka Aku mau bebas dari segala Merdeka Juga dari Ida Pernah Aku percaya pada sumpah dan cinta Menjadi sumsum dan darah Seharian…

Puisi: Persetujuan dengan Bung Karno (Karya Chairil Anwar)

Persetujuan dengan Bung Karno Ayo! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji Aku sudah cukup lama dengan bicaramu,     dipanggang di atas ap…

Puisi: Nisan (Karya Chairil Anwar)

Nisan Untuk Nenekanda Bukan kematian benar menusuk kalbu Keridhaanmu menerima segala tiba Tak kutahu setinggi itu di atas d…

Puisi: Aku (Karya Chairil Anwar)

Aku (Versi Deru Campur Debu) Kalau sampai waktuku 'Ku mau tak seorang 'kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan …

Puisi: Karawang-Bekasi (Karya Chairil Anwar)

Karawang-Bekasi Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi. Tapi siapakah y…

Puisi: Siap-sedia (Karya Chairil Anwar)

Siap-sedia kepada angkatanku Tanganmu nanti tegang kaku, Jantungmu nanti berdebar berhenti, Tubuhmu nanti mengeras batu, …

Puisi: Buat Nyonya N. (Karya Chairil Anwar)

Buat Nyonya N. Sudah terlampau puncak pada tahun yang lalu, dan kini dia turun ke rendahan datar. Tiba di puncak dan dia sungguh tidak tahu, Burung-b…
© Sepenuhnya. All rights reserved.