Puisi D. Kemalawati

Puisi: Perjalanan Jauh (Karya D. Kemalawati)

Perjalanan Jauh Aku sedang berkemas menyiapkan segala keperluan perjalanan yang akan kutempuh begitu jauh …

Puisi: Menimang Cucu (Karya D. Kemalawati)

Menimang Cucu (Kepada Arsyad Indradi) Setelah takbir kau perdengarkan geliatnya kelihatan nyata  sembari m…

Puisi: Waktu (Karya D. Kemalawati)

Waktu Waktu seperti derai cemara bergelimang di pasir pantai angin menyatukan dalam dekapan dalam sunyi da…

Puisi: Bayang Ibu (Karya D. Kemalawati)

Bayang Ibu Nak, ini tangga terakhir bagimu tangan ibu akan kau lepaskan kau lihat burung-burung di atas sana…

Puisi: Prahara (Karya D. Kemalawati)

Prahara Keributan ini bukan teka-teki prahara mengirim kabut mengental di ketiak pohon masih mendengus kelihatan diterkam untuk teriak lant…

Puisi: Dalam Dekap (Karya D. Kemalawati)

Dalam Dekap Mari kutulis rindu dalam dekap angin dan ombak malam labuhkan hasrat turun bersama titik embun…

Puisi: Sia-Sia (Karya D. Kemalawati)

Sia-Sia Mengejar bayangmu kasih bagai ombak memburu tepian tak berbekas. Meulaboh, 1989 Analisis Puisi…

Puisi: Dahaga Laut (Karya D. Kemalawati)

Dahaga Laut Kami anak nelayan Debur ombak adalah zikir kami Pasir putih adalah sajadah kami Air laut adalah perut kami Dahaga kami Lapar…

Puisi: Penari (Karya D. Kemalawati)

Penari Begitu lama engkau menari sejak rapai ditabuhkan lalu lewat ruang sisamu yang himpit kau kirim berp…

Puisi: Wanita-Wanita dalam Lingkaran (Karya D. Kemalawati)

Wanita-Wanita dalam Lingkaran Wanita-wanita dalam lingkaran telah dipaksa meninggalkan seluruh harga yang me…

Puisi: Kesaksian Hati (Karya D. Kemalawati)

Kesaksian Hati Inilah magma merah kenyal dan basah  berisi selaksa gundah tak tertampung kawah sajadah. Banda Aceh,  29 Desember 2010…

Puisi: Malam dalam Hitungan (Karya D. Kemalawati)

Malam dalam Hitungan Malam, telah malam di sini ketika matahari cepat berlalu laut tetap beriak gamang  se…

Puisi: Yang Pergi di Waktu Malam (Karya D. Kemalawati)

Yang Pergi di Waktu Malam Aku masih terjaga menanti kepulanganmu betapa malam telah sepi desahmu penuh duka …

Puisi: Di Empat Tujuh Usia Kekasih (Karya D. Kemalawati)

Di Empat Tujuh Usia Kekasih Aku ingin seperti perahu di samudra jiwamu yang tanpa batas membiarkan riak-riak…
© Sepenuhnya. All rights reserved.