Puisi: Rakaat Pertemuan (Karya Dimas Indiana Senja) Rakaat Pertemuan Saat kutakbirkan cinta atas namamu, Kekasih Aku luruh dalam laku sujud daun, Meskipun aku masih terbata mengeja kharakat hu…
Puisi: Zikir Bunga (Karya Dimas Indiana Senja) Zikir Bunga Seusai sembahyang embun Aku bersujud di atas rerumputan-Mu Hujan datang mengusap mukaku Dan k…
Puisi: Aku Ingin Menangis di Pelukanmu (Karya Dimas Indiana Senja) Aku Ingin Menangis di Pelukanmu. ( Violet ) Aku ingin menangis di pelukanmu, katamu padaku. Di sebuah ruangan y…
Puisi: Izinkan Aku Menangisi Airmatamu (Karya Dimas Indiana Senja) Izinkan Aku Menangisi Airmatamu Zah, Aku ingat pertemuan kali pertama kita, di sini. Sepetak ruang yang teramat sesak udaranya. Bangku-bangku bun…
Puisi: Tentang Sebuah Ruang (Karya Dimas Indiana Senja) Tentang Sebuah Ruang ( Di mana kita bercinta bersama puisi ) Senja ini, ada warna yang Hilang dari pelangi ya…
Puisi: Penggembala Kata (Karya Dimas Indiana Senja) Penggembala Kata Sudah berpuluh kali ku terangkan Aku bukanlah seorang pangeran Yang selalu sembahyang Den…
Puisi: Dalam Tajwid Cinta (Karya Dimas Indiana Senja) Dalam Tajwid Cinta Yah, Aku mafhum betapa Idhar rindumu menjerit Seperti yang kau pesankan lewat semilir angin Selepas hujan menelanjangi t…
Puisi: Mengeja Gerimis (Karya Dimas Indiana Senja) Mengeja Gerimis Gerimis mencubit-cubit mukaku Sore itu, di sebuah halte Dimana engkau memastikan kehadiran …
Puisi: Lingkar Cahaya (Karya Dimas Indiana Senja) Lingkar Cahaya Dalam lingkar cahaya, yang Sungai mengalir di tepiannya. Aku melihat senyum doa di dalam Matamu yang berbinar. Februar…
Puisi: Di Pertengahan Jalan (Karya Dimas Indiana Senja) Di Pertengahan Jalan (M enuju hatimu ) Kembali aku mengikuti garis airmu Agar usai terik ini pada penghabis…
Puisi: Catatan-Catatan Kecil (Karya Dimas Indiana Senja) Catatan-Catatan Kecil Yang Kubuat Saat Purnama Menguning Di Wajah Perempuan ( : Primadita Herdiani ) Malam lim…
Puisi: Dalam Kuasa Senja (Karya Dimas Indiana Senja) Dalam Kuasa Senja ( : Menuju Bumijawa ) Dalam pengembaraanku di bukit puisi, Tampak sebuah istana megah Me…
Puisi: Tadarrus (Karya Dimas Indiana Senja) Tadarrus Mengeja malam, adalah menunggu datang rembulan, Melepas mega yang telah berkabar kepulangan senja, L…
Puisi: Perempuan yang Menamai Dirinya Hujan (Karya Dimas Indiana Senja) Perempuan yang Menamai Dirinya Hujan (1) Seorang perempuan menunggu senja, Di sela jemari lentiknya ia gantung…