Puisi: Hancur Sudah (Karya Ehfrem Vyzty) Hancur Sudah Hancur sudah Damai secepat ini pergi Yang tertinggal di hati kecil ini Hanyalah marah menyala-nyala Di ruang gelap itu Kunang-kunang dit…
Puisi: Cursing the Distance (Karya Ehfrem Vyzty) Cursing the Distance Habis-habisan aku dikejar gerimis setelah dingin angin membelai penuh mesra tubuh kita malam itu Kristus menjadi saksi bisu saat…
Puisi: Don't Ask Anything (Karya Ehfrem Vyzty) Don't Ask Anything Jangan tanya apa-apa tentang cinta Segala hangat kenangan yang kekal dalam kepala Cukup menjelaskan segalanya Jangan tanya apa…
Puisi: Kekasihku (Karya Ehfrem Vyzty) Kekasihku Telah kubaca puisi tentangmu kekasihku, Perihal semangat bernyala-nyala ketika dulu kau mengusir penjajah dari surga kecil ini, Kau rela ja…
Puisi: Consciousness in Love (Karya Ehfrem Vyzty) Consciousness in Love Suatu pagi di penghujung Juli tanpa matahari Ketika aku menyadari puisi adalah seni paling tertinggi Maka menyayangimu adalah l…
Puisi: Penyesalan Esok Lusa (Karya Ehfrem Vyzty) Penyesalan Esok Lusa Kau berkali-kali membunuh waktu dengan mata tertutup rapat, Membiarkan sayap patah-patah Esok lusa, Penyesalan dalam diri menye…
Puisi: Cara Kenangan Menyuburkan Rindu dalam Diri pada Kita (Karya Ehfrem Vyzty) Cara Kenangan Menyuburkan Rindu Dalam Diri pada Kita : kepada kawan seangkatan Setelah kita lekas melepas pisah Hangat tawamu masih saja menyengati h…
Puisi: Demi Tuhan (Karya Ehfrem Vyzty) Demi Tuhan Demi Tuhan Aku sudah bertahun-tahun menjelma dendam tak terlampiaskan pada kenangan-kenangan Aku bersedia menjadi luka yang sewaktu-waktu …
Puisi: Akankah Kita Seperti Ini (Karya Ehfrem Vyzty) Akankah Kita Seperti Ini Sungguh luar biasa Awal tahun sudah kehilangan arah Belum apa-apa Kita sudah disekat oleh jarak Realita berbicara tanpa nad…
Puisi: Tentang Penyair (Karya Ehfrem Vyzty) Tentang Penyair Penyair sering kali merangkai puisi tengah malam Dengan mata berdarah-darah Penyair sering kali bercinta lewat aksara Saat bulan kemb…
Puisi: Metamorfosis Doa-Doa Masa Kecilmu Itu (Karya Ehfrem Vyzty) Metamorfosis Doa-Doa Masa Kecilmu Itu Sudah tengah malam Jam dinding telah tanggal seperti biasanya Waktu tinggal menjelma tunggal tak terduga Doa-d…
Puisi: Sekarang Kau Semestinya Mengerti (Karya Ehfrem Vyzty) Sekarang Kau Semestinya Mengerti Semakin hari semakin kita menepi pada duri-duri Detak sunyi seperti mengamini selesai tambah miris "Aku lebih m…
Puisi: Menjelma Api Membakar Kenangan (Karya Ehfrem Vyzty) Menjelma Api Membakar Kenangan : Kepada Luka pada Tubuh Jangan tanya lagi perihal rindu yang kutitip pada dinginnya awan kepadamu saat gelap Aku suda…