Puisi: Aku Berduka atas Matinya Kita (Karya Ehfrem Vyzty) Aku Berduka atas Matinya Kita Sepenggal luka masih deras mengeluarkan darah-darah pada kepala Sejuta dendam masih setia menikam rindu atas kenangan…
Puisi: Kutukan Dongeng dalam Diri (Karya Ehfrem Vyzty) Kutukan Dongeng dalam Diri Pada rimbunan kata tengah malam Di bawah purnama yang sebentar lagi berkarat Terpahat sejuta dongeng tentang dua insan se…
Puisi: Cara Cinta Mengekalkan Luka-Luka (Karya Ehfrem Vyzty) Cara Cinta Mengekalkan Luka-Luka Berusaha meniadakan duri pada sebatang mawar adalah cara paling ampuh cinta mengadakan sejuta kenangan tanpa luka-lu…
Puisi: Menjelma Awan (Karya Ehfrem Vyzty) Menjelma Awan Sekarang kenapa arang tiba-tiba genting menyerang, Tiba-tiba saja, tidak ada api membakar Tidak ada tungku menampung getir kenangan Ki…
Puisi: Yang Tak Kau Tahu dari Duri pada Tubuhku (Karya Ehfrem Vyzty) Yang Tak Kau Tahu dari Duri pada Tubuhku Ada yang tak kau tahu dari gemerlap bintang pada semesta setelah disergap gelap Ada yang tak kau tahu dari g…
Puisi: Hancur Sudah (Karya Ehfrem Vyzty) Hancur Sudah Hancur sudah Damai secepat ini pergi Yang tertinggal di hati kecil ini Hanyalah marah menyala-nyala Di ruang gelap itu Kunang-kunang dit…
Puisi: Cursing the Distance (Karya Ehfrem Vyzty) Cursing the Distance Habis-habisan aku dikejar gerimis setelah dingin angin membelai penuh mesra tubuh kita malam itu Kristus menjadi saksi bisu saat…
Puisi: Don't Ask Anything (Karya Ehfrem Vyzty) Don't Ask Anything Jangan tanya apa-apa tentang cinta Segala hangat kenangan yang kekal dalam kepala Cukup menjelaskan segalanya Jangan tanya apa…
Puisi: Kekasihku (Karya Ehfrem Vyzty) Kekasihku Telah kubaca puisi tentangmu kekasihku, Perihal semangat bernyala-nyala ketika dulu kau mengusir penjajah dari surga kecil ini, Kau rela ja…
Puisi: Consciousness in Love (Karya Ehfrem Vyzty) Consciousness in Love Suatu pagi di penghujung Juli tanpa matahari Ketika aku menyadari puisi adalah seni paling tertinggi Maka menyayangimu adalah l…
Puisi: Penyesalan Esok Lusa (Karya Ehfrem Vyzty) Penyesalan Esok Lusa Kau berkali-kali membunuh waktu dengan mata tertutup rapat, Membiarkan sayap patah-patah Esok lusa, Penyesalan dalam diri menye…
Puisi: Cara Kenangan Menyuburkan Rindu dalam Diri pada Kita (Karya Ehfrem Vyzty) Cara Kenangan Menyuburkan Rindu Dalam Diri pada Kita : kepada kawan seangkatan Setelah kita lekas melepas pisah Hangat tawamu masih saja menyengati h…
Puisi: Demi Tuhan (Karya Ehfrem Vyzty) Demi Tuhan Demi Tuhan Aku sudah bertahun-tahun menjelma dendam tak terlampiaskan pada kenangan-kenangan Aku bersedia menjadi luka yang sewaktu-waktu …