Puisi Firman Fadilah

Puisi: Menyelami Laut Tanpa Dasar (Karya Firman Fadilah)

Menyelami Laut Tanpa Dasar kupikul pada-Mu tubuhku yang penuh reruntuhan jelajahilah tiap retak sampai gema sakitnya berubah menjadi zikir kuserahkan…

Puisi: Menara (Karya Firman Fadilah)

Menara Pabila kuukir rindu yang bertakhta kini  seperti puncak Elbrus di mana sehampar salju putih ialah kebekuan kalbu  tanpa sepasang rengkuhmu,  s…

Puisi: Rindu Adalah (Karya Firman Fadilah)

Rindu Adalah Rindu adalah sebongkah es yang menguap seolah terbang jauh, tetapi airnya jatuh dan deras menghujani Rindu adalah jangka yang tak kuasa …

Puisi: Sajadah Rindu (Karya Firman Fadilah)

Sajadah Rindu Di atas sajadah yang lembut terbentang Terpatri rindu yang mengalir dalam kenang Seperti butiran embun di pagi yang begitu sejuk Rindu …

Puisi: O Amuk Hujan (Karya Firman Fadilah)

O Amuk Hujan O amuk hujan kaukisahkan sesuatu yang tak sempat disampaikan bumi dengan bahasa manusia. Air tumpah dari langit seperti tangis,     seme…

Puisi: Menunggu di Taman (Karya Firman Fadilah)

Menunggu di Taman arah pulang dibuat abu-abu taman kota tidak punya alamat bolehkah ia meminta sisa jejak kekasih? tapi jalanan tetap sepi tapi peta …

Puisi: Nyatanya Aku Tak Tahu Cara Melupakanmu (Karya Firman Fadilah)

Nyatanya Aku Tak Tahu Cara Melupakanmu Nyatanya aku tak tahu di sela hujan yang jatuh perlahan atau di celah sunyi malam yang merayap, namamu tetap s…
© Sepenuhnya. All rights reserved.