Puisi Gus Mus

Puisi: Ya Rasulallah (Karya Mustofa Bisri)

Ya Rasulallah Aku ingin seperti santri berbaju putih yang tiba-tiba datang menghadapmu duduk menyentuhkan kedua telapak tanga…

Puisi: Maju Tak Gentar (Karya Mustofa Bisri)

Maju Tak Gentar Maju tak gentar Membela yang mungkar. Maju tak gentar Hak orang diserang. Maju tak gentar "Pasti kita menang!&quo…

Puisi: Negeri Teka-Teki (Karya Mustofa Bisri)

Negeri Teka-Teki Jangan tanya, tebak saja   Jangan tanya apa jangan tanya siapa jangan tanya mengapa tebak saja.   …

Puisi: Aku Masih Sangat Hafal Nyanyian Itu (Karya Mustofa Bisri)

Aku Masih Sangat Hafal Nyanyian Itu Aku masih sangat hafal nyanyian itu Nyanyian kesayangan dan hafalan kita …

Puisi: Di Negeri Amplop (Karya Mustofa Bisri)

Di Negeri Amplop Aladin menyembunyikan lampu wasiatnya "malu" Samson tersipu-sipu, rambut keramatny…

Puisi: Rasanya Baru Kemarin (Karya Mustofa Bisri)

Rasanya Baru Kemarin Rasanya baru kemarin Bung Karno dan Bung Hatta atas nama kita menyiarkan dengan seksama kemerdekaan kita di hadapan dun…

Puisi: Jadi Apa Lagi (Karya Mustofa Bisri)

Jadi Apa Lagi Jadi apa lagi yang bisa kita lakukan bila mata sengaja dipejamkan telinga sengaja ditulikan nurani mati ras…

Puisi: Putra-Putra Ibu Pertiwi (Karya Mustofa Bisri)

Putra-Putra Ibu Pertiwi Bagai wanita yang tak ber-ka-be saja Ibu pertiwi terus melahirkan putra-putranya Pahlawan-pahlawan ba…

Puisi: Pilihan (Karya Mustofa Bisri)

Pilihan Antara kaya dan miskin tentu kau memilih miskin Lihatlah kau seumur hidup tak pernah merasa kaya. Antara hidup dan …

Puisi: Balsem dari Tunisia (Karya Mustofa Bisri)

Puisi Balsem dari Tunisia Di Festival Puisi di negeri Abu Nuwas Kepalaku pening setiap hari Dicekoki puisi-puisi mabok puji Padahal aku …

Puisi: Orang Kecil Orang Besar (Karya Mustofa Bisri)

Orang Kecil Orang Besar Suatu hari yang cerah Di dalam rumah yang gerah Seorang anak yang lugu Sedang diwejang ayah-ibunya …
© Sepenuhnya. All rights reserved.