Puisi HR. Bandaharo

Puisi: Viva Cuba! (Karya HR. Bandaharo)

Viva Cuba! Pada saat-saat ini jantung kami berdetak untuk kau dan kemenanganmu, Kuba patriotik! Tekadmu Patria o Muerte mengetuk dada kami membangun…

Puisi: Vietnam (Karya HR. Bandaharo)

Vietnam Di bumi Vietnam yang bersiram darah Setiap tapaktanah dibela dengan nyawa Dalam perjuangan menjunjung kedaulatan manusia ini Pahlawan-pahlawa…

Puisi: Tu Tjin Fang (Karya HR. Bandaharo)

Tu Tjin Fang (aktris opera Peking) berjalan melenggang gemelai melangkah berjingkat mengintai berlari menepis, bersilat menangkis; menating baki mele…

Puisi: Dosa Apa (Karya HR. Bandaharo)

Dosa Apa kelam menyungkup alam laksana langit terhempas ke bumi. bintang-bintang pudar bertaburan besi dan besi berlaga, memercikkan api.   kelam men…

Puisi: Tak Seorang Berniat Pulang (Karya HR. Bandaharo)

Tak Seorang Berniat Pulang Barisan menyongsong haridatang kuwakili kini ini; derita dan duka dari zamanku kudukung di punggung Tak seorang berniat pu…

Puisi: Antara Dua Sungai (Karya HR. Bandaharo)

Antara Dua Sungai (1) untuk Pai Yu-hua Senja itu aku berdiri di tebing-beton Sungai Mutiara Berapa lama sudah air ini bulak-balik ke laut? Dia membaw…

Puisi: Laki-Laki dari Selatan (Karya HR. Bandaharo)

Laki-Laki dari Selatan kepada penari An Sung Hi Seorang laki-laki dari daerah Seribu Pulau di Selatan telah datang ke Utara, ke daerah Seribu Bukit. …

Puisi: Bangkit dan Bernyanyilah (Karya HR. Bandaharo)

Bangkit dan Bernyanyilah (ode untuk massa pekerja Indonesia) (I) Indonesia tanah airku tanah tumpah darahku. Bumi Indonesia yang kita pijak ini pulau…

Puisi: Mereka Berjuang Terus (Karya HR. Bandaharo)

Mereka Berjuang Terus Lihat, kawan, mereka digiring ke rumah tahanan mereka diancam sangkur terhunus mereka dituduh pengacau ekonomi; padahal kau tau…
© Sepenuhnya. All rights reserved.