Puisi: Lupa Daratan (Karya Binhad Nurrohmat) Lupa Daratan Sepulang dari acara studi banding di luar negeri sekian lama koper pejabat itu sesak oleh-oleh buat keluarga dan pacarnya dan t…
Puisi: Betapa Lucunya Negeri Ini (Karya Sam Haidy) Betapa Lucunya Negeri Ini Teroris menghilang Tabung gas menerjang Harga miras naik Oplosan mencekik Kasu…
Puisi: Orang-Orang Miskin (Karya W.S. Rendra) Orang-Orang Miskin Orang-orang miskin di jalan, yang tinggal di dalam selokan, yang kalah di dalam pergulatan, yang diledek oleh i…
Puisi: Pengadilan Jalanan (Karya Aspar Paturusi) Pengadilan Jalanan lelaki renta itu berjalan pelan di trotoar mobil dan motor melaju kencang di jalanan tak ada yang mengalah bagai di arena…
Puisi: Hancur di Jalanan (Karya Elfindha Yuliana R) Hancur di Jalanan Di sudut jembatan kota Kulihat insan yang sangat tua renta Mencari sesuap nasi tanpa kata Rupanya ia hanya bisa meminum air mata Re…
Puisi: Negeri Yatim (Karya Acep Syahril) Negeri Yatim : Wiji Thukul Wijaya Di rumahmu yang sumpek itu tanpa basa basi kita saling men-tertawakan diri sendiri kau tertawa me…
Puisi: Wajah Hukum di Negeri Ini (Karya Sam Haidy) Wajah Hukum di Negeri Ini Korban dikeroyok Pelaku dilindungi tembok Keadilan terkapar Diinjak-injak kumpul…
Puisi: Telunjuk-Telunjuk yang Menuding-nuding (Karya Rahman Arge) Telunjuk-Telunjuk yang Menuding-nuding Bergemalah suatu suara : Ada sesuatu yang baru dalam ruangan ini Adakah kalian tahu dari man…
Puisi: Atas Nama Cinta (Karya Budhi Setyawan) Atas Nama Cinta Dengan membisikkan kata-kata cinta seorang laki-laki memeluk wanita kekasihnya menerbangkannya ke awan yang bergulung-gulung di langi…
Puisi: Catatan Sungai (Karya Fahmi Wahid) Catatan Sungai Halimun yang gelisah menyembunyikan hakikat bayanganku malam diburu dingin ketika catatan masa lalu menjeritkan luka zaman yang parah …
Puisi: Tukang Kebun (Karya Adri Darmadji Woko) Tukang Kebun dengan gunting baja ia sibuk memotong rumput- rumputan di halaman rumahmu dan memberikannya pada kambing yang beriringan ke pembantaian.…
Puisi: Alamak (Karya Sri Hartati) Alamak Mereka yang kini tidak dicampak karena sudah camkan di otak bila tak mau jadi lantak turuti saja semua kehendak patahkan hasrat b…