Puisi: Berkata Seorang Pengunjung Balai Kota (Karya Leon Agusta) Berkata Seorang Pengunjung Balai Kota Telah tuan silakan aku duduk, Walikota Terimakasih Tempatku bukan di sini dan aku pun tergesa Dan tuan pun sibu…
Puisi: Dengan Temanku Alex (Karya Leon Agusta) Dengan Temanku Alex Dingin menyusup tajam Menembus rabuku basah mengerang Tak ada album. Atau catatan kenang-kenangan Teman ram…
Puisi: Simfoni (Karya Leon Agusta) Simfoni "Inilah hari terakhir kenangan muram dan dendam". dari jalan raya terdengar seru menembus tiap jendela (Waktu itu baru saja kudenga…
Puisi: Gerimis Waktu (Karya Leon Agusta) Gerimis Waktu : n.d. Gerangan di manakah? Langkahnya selalu seperti bergegas Entah mendekat atau menjauh tak bisa beda Antara…
Puisi: Wajah Mereka (Karya Leon Agusta) Wajah Mereka Wajah mereka yang selalu takut memang tak indah Wajah mereka yang selalu cemas memang tak bergairah Tapi mereka bis…
Puisi: Nyanyian Musim Semi (Karya Leon Agusta) Nyanyian Musim Semi di Keukenhof bulan April menyambutku dengan beribu bunga tulip yang membersit dari bumi di bawah langit musim semi …
Puisi: Ode buat Proklamator (Karya Leon Agusta) Ode buat Proklamator Bertahun setelah kepergiannya kurindukan dia kembali Dengan gelombang semangat halilintar dilahirkannya sebua…
Puisi: Saksikanlah (Karya Leon Agusta) Saksikanlah Di belakang runtuhan dinding-dinding kegelapan runtuhan bait-bait yang rapuh pandanglah musim bagimu: Hamparan warna-warna yang…
Puisi: Dari Catatan-Catatan Kecil (Karya Leon Agusta) Dari Catatan-Catatan Kecil (Fragmen) Malam ini temaram tanpa angin Sunyi tergenang di seluruh daratan Begitu tenang, ketika kudengar kembali pesanmu …
Puisi: Ya, Kita Memerlukan Seorang Kekasih (Karya Leon Agusta) Ya, Kita Memerlukan Seorang Kekasih Bila sungai-sungai bermuara ke lautan Laut manakah muara bagi sungai dalam hatiku Bila burung-…
Puisi: Jejak Terputus-putus (Karya Leon Agusta) Jejak Terputus-putus Sudah sia-sia menunggu Tak sempat lagi bahkan buat bicara Walau sesaat rasa gegas datang memisah Esok a…
Puisi: Arakan Gema-Gema (Karya Leon Agusta) Arakan Gema-Gema Bung Karno Berpulang Di langit-langit ranjang terbakar bintang-bintang Bintang-bintang yang rasaku dulu selalu meny…
Puisi: Nyanyikanlah Sebuah Lagu, Harvey (Karya Leon Agusta) Nyanyikanlah Sebuah Lagu, Harvey* Bayangan hitam berkelebat, di Amboina Salib memerah, Golgota, betapa jauhnya Bagi siapa doa Dalam sengk…
Puisi: Pemandangan (Karya Leon Agusta) Pemandangan Bila kau tak tahu berapa jarak sebuah bintang dari matamu aku pun juga tak tahu Tapi aku lebih tak tahu berapa jarak tindakan…