Puisi Lucu

Puisi: Yang Hitam Manis (Karya Remy Sylado)

Yang Hitam Manis Sewaktu muda ia hitam manis setelah tua hilang manisnya tinggal hitamnya. Sumber: …

Puisi: Menjadi Presiden (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Menjadi Presiden Sudah, aku saja yang menjadi presiden aku juga bisa berpura-pura karena aku lahir dari rahim sandiwara. Aku juga pandai…

Puisi: Warna-Warni Perjanjian (Karya Remy Sylado)

Warna-Warni Perjanjian Hitam badannya? Irian Hitam cuacanya? Malam Biru darahnya? Bangsawan Biru gunungnya? …

Puisi: Hari Pertama Sekolah (Karya Joko Pinurbo)

Hari Pertama Sekolah Hari pertama sekolah aku langsung kelahi dengan teman sekelasku. Dia tanya apa cita-citaku. Aku jawab, &quo…

Puisi: Surat Lamaran (Karya Agus R. Sarjono)

Surat Lamaran Perkenalkan nama saya sendu dengan satu dua keriangan. Saya terampil menangani lara kenangan-kenangan tersisa, dan mengema…

Puisi: Pohon Cemara (Karya Joko Pinurbo)

Pohon Cemara Di depan rumahmu ia betah berjaga mengawal sepi, dari jauh terlihat tenang dan tinggi. Jaman berubah cepat, andaika…

Puisi: Partai Jujur (Karya Toto ST Radik)

Partai Jujur Jangan pilih partai kami Sebab kami sesungguhnya penipu Janji kami ialah kursi kami, fulus kami…

Puisi: Wajah Palsu (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Wajah Palsu Menjelang pemilu para calon gubernur tidur di rumah penduduk pagi-pagi mandi menimba air di sumur satu dua tiga kejebur. …

Puisi: Tahi Lalat (Karya Joko Pinurbo)

Tahi Lalat Pada usia lima tahun ia menemukan tahi lalat di alis ibunya, terlindung bulu-bulu hitam lembut, …

Puisi: Nasehat Orangtua (Karya Toto ST Radik)

Nasehat Orangtua Anakku, jika ingin hidup makmur Jangan pernah jadi ketua Jadilah wakil saja: wakil rakyat. Serang, 2002 Sumber: Pangeran […

Puisi: Aku Tidur Berselimutkan Uang (Karya Joko Pinurbo)

Aku Tidur Berselimutkan Uang Aku tidur berselimutkan uang. Ketika bangun, tahu-tahu tubuhku sudah telanjang. 2002 Analisis Puisi : Puisi &quo…

Puisi: Anjing (Karya Remy Sylado)

Anjing Kalau kau memujiku awet muda kau menyamakan aku bagai anjing Sebab anjing dari kecil sampai tua wa…

Puisi: Di Sebuah Restoran Indonesia (Karya Agus R. Sarjono)

Di Sebuah Restoran Indonesia, Juni 1998 Berilah kami sepiring makanan, dengan menu bergizi. Maafkan kami. S…

Puisi: Mendengar Bunyi Kentut Tengah Malam (Karya Joko Pinurbo)

Mendengar Bunyi Kentut Tengah Malam Sepi meletus. Suaranya yang lucu mengagetkan tato macan yang sedang mengaum di tubuhmu. 2007 Sumb…

Puisi: Kambing Hitam (Karya Joko Pinurbo)

Kambing Hitam Kambing hitam sebentar lagi akan disembelih untuk korban persembahan. Kepada tukang jagal yan…

Puisi: Barang-Barang Bekas (Karya Remy Sylado)

Barang-Barang Bekas Untuk semua barang bekas di bawah langit Kita mau memakainya dengan senang hati Kita mau memakai baju bekas Kita mau m…

Puisi: Celana Ibu (Karya Joko Pinurbo)

Celana Ibu Maria sangat sedih menyaksikan anaknya mati di kayu salib tanpa celana dan hanya berbalutkan sobekan jubah yang berl…

Puisi: Iklan (Karya Sapardi Djoko Damono)

Iklan Ia penggemar berat  iklan. "Iklan itu sebenar-benar hiburan," kata lelaki itu. "Siaran berita dan cerita itu sekedar seli…
© Sepenuhnya. All rights reserved.