Puisi Lucu

Puisi: Pendidikan Jasmani dan Kesunyian (Karya Beni Satryo)

Pendidikan Jasmani dan Kesunyian Aku duduk terlalu lama menantimu. Dengkulku menjadi gula batu dalam sejuta abad cangkir-cangkir teh yang beku. Sepas…

Puisi: Pencuri Akhir Pekan (Karya Beni Satryo)

Pencuri Akhir Pekan Ada yang menjugil jendelamu. Mengambil kantukmu diam-diam. "Malllmiiiiing!" kau berteriak sekuat tenaga. Aku mendengkur…

Puisi: Di Restoran (Karya Beni Satryo)

Di Restoran Kau bertanya banyak hal saat kita mampir di restoran itu. Ini apa? Lada. Ini? Garam dan saus. Itu apa? Pisau dan garpu. Itu? Kau menunjuk…

Puisi: Teks Atas Descartes (Karya Remy Sylado)

Teks Atas Descartes Orang Perancis berpikir maka mereka ada. Orang Indonesia tidak berpikir namun t…

Puisi: Belajar Menghargai Hak Asasi Kawan (Karya Remy Sylado)

Belajar Menghargai Hak Asasi Kawan Jika laki mahasiswa ya perempuan mahasiswi. Jika laki saudara ya perempuan saudari. …

Puisi: Petatah Petitih Baru (Karya Taufiq Ismail)

Petatah Petitih Baru Mata Gajah di seberang lautan tak tampak Kuman di pelupuk mata juga tak tampak Humas Menepuk air di dulang Terp…

Puisi: Asu (Karya Joko Pinurbo)

Asu Di jalan kecil menuju kuburan Ayah di atas bukit saya berpapasan dengan anjing besar yang melaju dari arah yang saya tuju. Matanya mer…

Puisi: Di Blok Apa? (Karya Remy Sylado)

Di Blok Apa? Kalau Chairil Anwar binatang jalang Di blok apa tempatnya di Ragunan? Sumber: Puisi …

Puisi: Generasi Penerus (Karya Remy Sylado)

Generasi Penerus Rumput dimakan sapi Sapi memberikan susu Susu diteteki anak Anak didului bapak. Sumber: Puisi Mbeling (Kepustakaan Po…

Puisi: Selesai (Karya Remy Sylado)

Selesai Dia tak bicara selama satu tahun. Dia tak tertawa selama satu tahun. Dia tak makan-minum…

Puisi: Sialan Banget (Karya Remy Sylado)

Sialan Banget Sudah jatuh dihimpit tangga Hendak berdiri digonggongi anjing Begitu lari terbirit malah menginjak tahi. Sumbe…

Puisi: Naluri Hayati Iwan dan Tuti (Karya Remy Sylado)

Naluri Hayati Iwan dan Tuti Iwan dan Tuti bertelanjang bulat berputar-putar di hutan pinus Lembang pada jam …

Puisi: Masalah Menara Babil (Karya Remy Sylado)

Masalah Menara Babil Ayam di Tanjungpinang, berkokok Ayam di Magelang, kluruk Ayam di Sumedang, kongko…

Puisi: Dua buat Har (Karya Remy Sylado)

Dua buat Har Har berumur dua kali selawai Dua warna rambut: hitam dan putih Dua jumlah istri: tua dan muda …

Puisi: Makian Anak kepada Anak Tetangga (Karya Remy Sylado)

Makian Anak kepada Anak Tetangga Tahu makanan kami Tahi makanan kamu. Sumber: Puisi Mbeling (Kepustakaan Populer Gramedia, 2004) Analis…

Puisi: Bisnis Paman (Karya Remy Sylado)

Bisnis Paman Pamanku punya pabrik tahu maka soal tahu ia tahu sekali Se-tahu-ku membuat tahu merupakan pe…

Puisi: Waktu Doa Ulangtahun (Karya Remy Sylado)

Waktu Doa Ulangtahun Terimakasih Tuhan atas hidangan ini Berhubung Botty tiba-tiba kentut Terpaksa Amin kam…

Puisi: Yang Hitam Manis (Karya Remy Sylado)

Yang Hitam Manis Sewaktu muda ia hitam manis setelah tua hilang manisnya tinggal hitamnya. Sumber: …
© Sepenuhnya. All rights reserved.