Puisi Mangga

Puisi: Pohon Mangga (Karya Agit Yogi Subandi)

Pohon Mangga Pohon mangga, ia adalah tempurung yang melapisi ribuan kepingan ingatan di kepalaku. suatu ketika, aku duduk di bawah pohon man…

Puisi: Pohon Mangga di Halaman Rumah Ibu (Karya Wiwi Wigiarti)

Pohon Mangga di Halaman Rumah Ibu Berdiri kokoh di sudut halaman, tak rimbun namun cukup memayungi. Akar mencengkeram tanah layaknya kuku beton yang …

Puisi: Ke Pelabuhan (Karya Toeti Heraty)

Ke Pelabuhan benarkah setiap senja matahari masih terbenam juga kasihku? pernah kupelajari, sudah sekian waktu yang lalu, bahwa bulan mengitari du…

Puisi: Gadis (Karya D. Zawawi Imron)

Gadis bahkan mata angin juga pun rimba senang memeram wangi rambutnya maka kebisuan pun meminta seribu dug…

Puisi: Negeri Mangga (Karya F. Rahardi)

Negeri Mangga (1) angin berkecapatan                 600 knot per mangga         kulikuli digaji     600 perak per mangga         pegawai jujur libur…

Puisi: Mangga Arumanis (Karya Ummi Sulis)

Mangga Arumanis Kebiasaanmu Berbuah lebat setelah dihantam kemarau Kekurangan air menjadikan tiap pucuk dahanmu menyembulkan bunga Tiba masa buah mem…

Puisi: Nyanyian Perempuan (Karya Slamet Sukirnanto)

Nyanyian Perempuan Orang-orang saling berpandangan Burung-burung gagak kecil dan hitam Bertengger di pucuk kepala, beringin dan mangga Jaha…

Puisi: Balai-Balai (Karya Taufiq Ismail)

Balai (1) Dari jendela kurasakan lalu-lintas angin Lalu-lalang peristiwa Lewat halaman, lewat benua-benua Di beranda ini, pernah anak-anakku bermain …

Puisi: Pesta di Kebun (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Pesta di Kebun Lihat, teman, Pandangan kering kuning terbakar Hijau kembali permai terbabar Segala pohon yang merundukkan daun letih lela…
© Sepenuhnya. All rights reserved.