Puisi: Jawa dan Melayu (Karya Remy Sylado) Jawa dan Melayu Aku tahu betul bahwa panggilan anak laki di Jawa: tole berasal dari bahasa Jawa: kontole. Yang aku tahu betul dar…
Puisi: Mukadimah (Karya Remy Sylado) Mukadimah Menjadi penyair berpercaya banyak yang terpanggil sedikit yang terpilih Kusebut diriku pesyair Sumber: Kerygma & Mart…
Puisi: Mental Spiritual Orang Indonesia (Karya Remy Sylado) Mental Spiritual Orang Indonesia Doa kala sadar. Dosa kala lupa. Sumber: Puisi Mbeling (Kepustakaan Popu…
Puisi: Jargon Kepribadian (Karya Remy Sylado) Jargon Kepribadian Dari Tokyo diberitakan penemuan baru bidang otomotif Dari Berlin diberitakan penemu…
Puisi: Dendam pada Imperialisme-Kolonialisme (Karya Remy Sylado) Dendam pada Imperialisme-Kolonialisme Indonesia bangsa Belanda bangsat. Bandung, 1972 Sumber: Puisi Mbeling (Kepustakaan Populer Gramedia, 2004) …
Puisi: Pahlawan dan Sok Pahlawan (Karya Remy Sylado) Pahlawan dan Sok Pahlawan yang berjuang dulu dan mati dalam perang memang disebut pahlawan (gambar pejuang tanpa pamrih) yang berjuang …
Puisi: Jangan Heran, Sayang (Karya Yudo Herbeno) Jangan Heran, Sayang jangan heran, sayang kalau masih ada penentang rambut gondrong kita harus sabar dan prihatin atas sikap mereka mereka khilap dan…
Puisi: Lex (Karya Remy Sylado) Lex Menghina kepala negara masuk penjara Menghina kepala surga masuk neraka. Sumber: Kerygma & …
Puisi: Doa buat Liwa (Karya Remy Sylado) Doa buat Liwa Semoga sumbangan buat rakyat Tidak disunat oleh aparat. Sumber: Kerygma & Martyria (2004) Analisis Puisi: Puisi &quo…
Puisi: Upacara Biasa di Rumah Mesum (Karya Remy Sylado) Upacara Biasa di Rumah Mesum mulanya dua manusia baku tubruk mata akhirnya dua manusia baku tubruk senjata. …
Puisi: Menguji Kebangsaan (Karya Remy Sylado) Menguji Kebangsaan Di manakah engkau ketika Indonesia diproklamirkan merdeka? Yang oportunis sedang meng…
Puisi: Telor-Telor (Karya Remy Sylado) Telor-Telor Dua telor martabak spesial. Tiga telor martabak istimewa. Empat telor sepasang homose…
Puisi: Teka-teki (Karya Mahawan) Teka-teki (1) pagi-pagi saya ada dua siang saya ada satu malam saya tidak ada kalau saya tidak ada: cinta tidak ada taman mini tidak ada iggi tidak a…
Puisi: Dua Jembatan, Mirabeau & Asemka (Karya Remy Sylado) Dua Jembatan: Mirabeau & Asemka Mengapa orang mau dengar Apollinaire Yang berkisah tentang kebohongan dun…
Puisi: Perkara Terima Kasih (Karya Remy Sylado) Perkara Terima Kasih Ada orang yang sudah berterima kasih untuk perkara-perkara kecil. Ada orang yang belum berterima kasih untuk pe…
Puisi: Menyingkat Kata (Karya Remy Sylado) Menyingkat Kata Karena kita orang Indonesia suka menyingkat kata wr. wb. Maka rahmat dan berkah Ila…
Puisi: Olahraga (Karya Remy Sylado) Olahraga Olahraga orang kota mengangkat barbel di fitness centre. Olahraga orang desa memacul tanah…
Puisi: Cinta yang Pakai Reserve (Karya Remy Sylado) Cinta yang Pakai Reserve Sum pah de mi cin ta cinta cin ta cinta cinta cinta cinta cinta cin ta c…
Puisi: Kesetiakawanan Asia-Afrika (Karya Remy Sylado) Kesetiakawanan Asia-Afrika Mei Hwa perawan 16 tahun. Farouk perjaka 16 tahun. Mei Hwa masuk kamar jam 24.00. …